LUBUK BASUNG – Seusai di kukuhkan, pengurus Kerapatan Adat Nagari Lasi periode 2022-2027 langsung membuat gebrakan dengan menggelar lomba pasambahan antar anak nagari.
Lomba pasambahan yang dipusatkan di balerong Balai Adat Nagari Lasi, Kecamatan Canduang Kabupaten Agam, Sabtu (23/7) malam itu disaksikan langsung oleh anggota DPRD Agam Ais Bakri dan sejumlah tokoh masyarakat lainya. Selain itu lomba juga dapat disaksikan oleh masyarakat lasi di perantauan melalui aplikasi zoom meeting.
Ketua Umum KAN Nagari Lasi. AKBP Dr Jamalul Ihsan Rajo Nan Sati mengatakan lomba pasambahan yang dilaksanakan merupakan salah satu terobosan baru yang dilakukan oleh KAN periode 2022-2023.
Dikatakannya, pasambahan itu merupakan tradisi atau adat dan budaya yang umum dipakai oleh masyarakat di Minangkabau.
Pasambahan itu sering dipakai saat pergelaran adat yang berhubungan dengan perkawinan, pengangkatan penghulu (batagak gala), pembangunan rumah, pasambahan yang berhubungan dengan kematian dan acara acara adat lainya.
Namun seiringnya waktu serta pengaruh perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat, dikhawatirkan tradisi pasambahan yang diwariskan oleh nenek moyang kita itu bisa hilang dan tinggal kenangan.
Guna mengantisipasi hal itu dan agar eksistensi adat dan budaya yang diwariskan oleh nenek moyang kita itu dapat dipertahankan, maka KAN sebagai lembaga resmi nagari di Kanagarian Lasi sepakat menggelar lomba pasambahan (panitahan) tingkat Nagari Lasi,” ujar Rajo Nan Sati.
Menurutnya kegiatan pasambahan itu sudah berlangsung setiap malam minggu mulai tanggal 16 Juli 2022 lalu atau seusai pengukuhan pengurus KAN Nagari Lasi Periode 2022-2007. Pengukuhan dan lomba pasambahan itu dipusatkan di Balai adat Nagari Lasi.
Adapun pasambahan yang diperlombakan itu untuk tahap awal ditetapkan pasambahan urang sapuluah dan pasambahan urang ampek puluah diantaranya pasambahan Kato Katurun untuk kategori Wajib, serta pasambahan manunggu, Ma anta kapan untuk kategori pilihan.
“Kita berharap dengan adanya lomba pasambahan itu akan semakin memicu dan memotivasi semangat generasi muda di kanagarian lasi untuk belajar tentang pasambahan tersebut. dan perguruan tentang pasambahan itu juga semakin berkembang di nagari Lasi,” ujarnya.
Sementara Ketua Pelaksana perlombaan Gindo Marajo mengatakan para peserta lomba yang berhasil keluar sebagai juara I, II, dan juara III akan diberikan reward atau penghargaan berupa tropi, piagam serta uang pembinaan.
“Kita akan berikan reward dan penghargaan kepada pemenang lomba itu berupa tropi. Piagam dan uang tunai untuk pembinaan,” tegas Gindo Marajo yang juga Ketua Bidang Pembinaan Adat KAN Nagari Lasi itu.
Sedangkan untuk memeriahkan acara itu juga digelar kesenian anak nagari seperti talempong, tambua tasa, rabano yang akan dimainkan oleh sanggar Ganto Rang Sapuluah. (gindo)












