UPT Perpustakaan UIN IB Padang Gelar Seminar Internasional 

CENDERAMATA - Rektor UIN IB, Prof. Dr.Martin Kustati, memberikan cenderamata bagi narasumber. (Hendri Nova)

 

Padang – UPT Perpustakaan UIN Imam Bonjol (IB) Padang sukses menggelar Seminar Internasional bertema ‘Libraries: Gateways to SDG’s’. Acara yang bertempat di Gedung J, Kampus III Sungai Bangek tersebut, menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya.

Menurut Rektor UIN IB, Prof. Dr.Martin Kustati, seminar internasional rutin digelar UIN Imam Bonjol Padang di sepanjang tahun. Ada yang digelar oleh fakultas dan juga digelar oleh UPT Perpustakaan UIN IB Padang.

“Seminar internasional terbukti mampu menambah pengetahuan dan ilmu baru dalam mengelola perpustakaan. Kita harapkan dengan seminar internasional ini UPT perpustakaan UIN imam Bonjol Padang semakin hebat lagi di masa yang akan datang,” katanya saat memberikan kata sambutan, Senin (21/4).

Ia berharap seminar ini mencapai tujuan yang diharapkan, sehingga ada hasil yang bisa dipetik. Ia kemudian mengucapkan selamat mengikuti seminar internasional ini, ikuti dengan sungguh-sungguh agar ilmu makin bertambah.

“Jadi selamat datang pada seluruh narasumber, berikanlah ilmu yang terbaik bagi peserta semua,” ujarnya.

Baca Juga  Harganas Sumbar: Perangi Stunting, Bangun Keluarga Berkualitas

Adapun narasumber yang hadir antaranya, Prof. Lee Chu Keong, Senior Lecturer at Nanyang Technological University, Singapore, Dr. Labibah, MLIS, President of SLA Asia Community, Dr. Resty Jayanti Fakhlina, M.A, Kepala Pustaka UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Yori Yuliandra, Ph.D, Kepala Perpustakaan Unand, Fadhila Nurul Husna Zalmi, M. Hum, dosen UIN Imam Bonjol Padang, dan Nasrul Makdis, S.IP.,MA, Pustakawan UIN Imam Bonjol Padang.

Sementara Resty Jayanti Fakhlina mengatakan, tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs) bagi Perpustakaan adalah untuk mengakui dan memaksimalkan peran penting perpustakaan dalam mencapai Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.

“Secara lebih spesifik, beberapa tujuan utama mengapa SDGs relevan bagi perpustakaan yakni untuk mendukung pendidikan berkualitas. Perpustakaan menyediakan akses ke informasi dan sumber belajar yang penting untuk pendidikan formal dan informal, mendukung literasi, pembelajaran sepanjang hayat, dan pengembangan keterampilan,” katanya.

Selain itu, untuk mendorong qkses informasi dan pengetahuan. Perpustakaan adalah pusat informasi publik yang menyediakan akses yang adil dan merata ke berbagai sumber daya, yang penting untuk pengambilan keputusan yang tepat dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Baca Juga  Tuntut Sejahterakan Petani, Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Demo di Kantor Gubernur Sumbar

Sedangkan Nasrul Makdis menambahkan, tujuan lainnya yakni mengurangi kesenjangan. Dengan menyediakan akses gratis dan terbuka ke informasi dan teknologi, Perpustakaan membantu mengurangi kesenjangan digital dan sosial, serta memberdayakan kelompok marginal.

“Juga mempromosikan inklusi dan keberagaman. Perpustakaan berusaha menjadi ruang yang inklusif yang menghormati keberagaman budaya dan bahasa, menyediakan materi yang relevan bagi berbagai kelompok masyarakat,’ ujarnya.

Selain itu juga mendukung pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi, melalui penyediaan sumber daya untuk pengembangan keterampilan dan kewirausahaan, serta akses internet untuk mencari pekerjaan, perpustakaan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Sementara Ketua Panitia, Ahmad Eskha, berharap seminar ini bisa memberikan kontribusi positif bagi Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang di masa yang akan datang. Pengelolaan Perpustakaan yang profesional, tentu akan menghasilkan kunjungan yang signifikan dari warga kampus. (Hendri)