Padang  

UNBK SMK di Sumbar Lancar, tapi Listrik Sempat Padam

Sejumlah siswa tengah mengikuti UNBK. (givo)

PADANG – Secara umum pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK di Sumatra Barat (Sumbar) berjalan dengan lancar. Meski begitu, masih ada insiden mati lampu pada sejumlah sekolah.

“Secara umum berjalan lancar, tidak ada kendala yang berarti,”sebut Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Burhasman, Senin (2/4).

Dikatakannya, awalnya sempat ada kasus mati lampu di sejumlah sekolah. Seperti di sekolah di Jati, di Kota Padang. “Memang ada mati lampu, tapi hanya sebentar, dapat diatasi dengan cepat,”ungkapnya tanpa menyebutkan sekolahnya.

Untuk mengatasi gangguan listrik maupun internet yang dapat menganggu pelaksanaan UNBK Dinas Pendidikan telah mengadakan rapat dengan PLN dan Telkom. Bahwasanya, PLN dan Telkom berjanji selama pelaksanaan UNBK tidak akan terjadi gangguan yang dapat menganggu para peserta ujian dalam mengerjakan soal.

“Kita jamin pemadaman listrik maupun gangguan jaringan internet tidak akan terjadi selama UN. Kalaupun terjadi itu hanya sebentar dan tidak akan menganggu peserta menjawab soal. Selain itu, pihak sekolah juga telah menyiapkan gendset listrik jika terjadi pemadaman,” katanya.

Pelaksanaannya, tahun ini di Sumbar pelaksanaan UNBK mencapai 99,6 persen, diikuti 25.458 peserta dari 198 sekolah. Hanya SMK di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang belum UNBK, dua sekolah. Karena, belum adanya ketersediaan fasilitas penunjang seperti komputer dan internet. Di Mentawai ada 101 peserta, UN dengan metoda kertas dan pensil yang biasa disebut Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). (yose)