Bukittinggi ,Singgalang – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi bersama Satgas Bencana menyalurkan bantuan logistik dan sembako ke dua daerah yang terdampak parah, yakni Malalo, Kabupaten Tanah Datar, dan Paninggahan, Kabupaten Solok. Penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (11/12/2025) melalui posko-posko tanggap darurat yang telah berdiri di kedua wilayah tersebut.
Tim penyalur yang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III, Dr. H. Edi Rosman, M.Hum., berangkat bersama Satgas Bencana UIN Bukittinggi. Mereka membawa berbagai kebutuhan pokok seperti bahan makanan, air bersih, dan perlengkapan dasar lainnya. Setibanya di lokasi, tim disambut hangat oleh petugas posko dan masyarakat setempat yang telah menanti bantuan dari berbagai pihak.
Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani dalam keterangannya kepada media menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kampus untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi sulit. Ia menyebut bahwa kampus tidak hanya berperan sebagai pusat keilmuan, tetapi juga harus menjadi pusat kepedulian sosial dan kemanusiaan.
“UIN Bukittinggi senantiasa berupaya hadir bersama masyarakat yang tertimpa musibah. Kami ingin memastikan bahwa rasa empati dan gotong royong menjadi bagian dari nilai-nilai yang terus hidup di lingkungan akademik kami,” ujar Prof. Silfia.
Ia juga mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan ke Malalo dan Paninggahan merupakan kelanjutan dari aksi kemanusiaan yang telah dilakukan sebelumnya di Salareh Air Palembayan dan Maninjau. UIN Bukittinggi terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan bantuan tersampaikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Melalui langkah ini, UIN Bukittinggi menunjukkan bahwa kepedulian sosial bukan hanya slogan, melainkan praktik nyata dari nilai-nilai Islam yang hidup di tengah civitas akademika. Kegiatan kemanusiaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tanggung jawab moral perguruan tinggi melampaui ruang kelas—menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung dengan semangat solidaritas dan kasih sayang. (Gindo)












