Ubah Pola Pikir Perencanaan Haji, Bank Nagari Imbau Masyarakat Mulai Tabungan sejak Awal Karier

Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian

PADANG – Bank Nagari mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan pekerja profesional untuk segera mengubah pola pikir (mindset) dalam menyusun perencanaan ibadah haji. Menunaikan ibadah ke Tanah Suci disarankan menjadi bagian integral dari manajemen keuangan keluarga sejak awal masuk dunia kerja, bukan baru dimulai saat mendekati purna bakti.

Pesan edukatif tersebut disampaikan oleh Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, saat menjadi narasumber dalam acara Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji di Gedung Serba Guna Semen Padang. Acara tersebut diikuti oleh ratusan insan pekerja PT Semen Padang Group.

Roni menekankan bahwa dengan memulai perencanaan keuangan sejak awal karier, beban alokasi dana pendaftaran porsi awal haji terasa jauh lebih ringan. Pembayaran setoran awal dapat disiapkan secara teratur melalui skema tabungan syariah harian atau bulanan yang terjangkau.

Baca Juga  Warga Antusias Periksa Kesehatan Usai Gempa Manggarai Timur, Semen Padang Peduli Turun Langsung

Sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH), Bank Nagari siap memberikan kemudahan fasilitas perbankan bagi karyawan yang ingin merintis pendaftaran haji. Layanan yang praktis dan transparan dipersiapkan untuk mempermudah aksesibilitas masyarakat daerah.

Dukungan konkret Bank Nagari dalam acara tersebut ditunjukkan dengan penyediaan fasilitas pendaftaran dan pembukaan rekening tabungan haji secara langsung di lokasi (on the spot). Langkah ini disambut antusias oleh para karyawan Semen Padang yang ingin segera mengeksekusi niat ibadahnya.

Materi teknis mengenai produk tabungan dan strategi pemasaran finansial syariah turut dilengkapi oleh Silvia Neli dari Grup Pemasaran Bank Nagari. Ia memaparkan berbagai pilihan produk perencanaan haji yang fleksibel bagi berbagai jenjang pendapatan pekerja.

Roni menambahkan bahwa kesadaran finansial berbasis syariah merupakan kunci stabilitas ekonomi keluarga muslim dalam jangka panjang. Memprioritaskan pendaftaran haji di awal karier merupakan bentuk keputusasaan finansial yang membawa keberkahan pada penghasilan pekerja.

Baca Juga  Komisi Informasi Pusat Tegaskan Pergantian Ketua dan Wakil Ketua KI Sumbar Sesuai Regulasi

Inisiatif kerja sama antara perbankan daerah dan industri nasional ini diharapkan menjadi contoh ideal penyediaan literasi keuangan bagi para pegawai BUMN dan swasta di Sumatera Barat. Pendekatan jemput bola dinilai efektif meningkatkan angka pendaftaran haji.

Bank Nagari berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan keuangan syariah yang responsif terhadap kebutuhan calon jemaah. Kemudahan integrasi sistem perbankan dengan BPKH dan Kementerian Agama menjamin proses pendaftaran berjalan cepat dan aman.

Melalui edukasi yang konsisten ini, Bank Nagari berharap semakin banyak keluarga pekerja muda di Sumatra Barat yang memiliki kepastian perencanaan keuangan haji, sehingga impian melangkah ke Baitullah dapat terwujud secara lebih terencana dan tenang. (*)