Tinjau Rumah Contoh, Pakar Teknik Sipil Unand Puji Keunggulan Struktur Praktis dan Presisi SEPABLOCK

PADANG – Inovasi material bangunan terbaru besutan PT Semen Padang, Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK), kembali menuai decak kagum dari kalangan akademisi. Inovasi produk anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) ini dinilai menawarkan efisiensi tinggi, kerapian visual, serta ketahanan struktur yang amat kokoh dibanding material konvensional.

Keunggulan teknis SEPABLOCK mendapat apresiasi langsung dari Kepala Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Andalas (Unand), Ir. Sabril Haris HG, Ph.D. Pujian tersebut disampaikan usai dirinya melakukan peninjauan langsung pada rumah contoh dan area mock-up konstruksi SEPABLOCK di Kota Padang.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, rombongan Unand disambut hangat oleh Kepala Unit Produksi Bata Interlock Presisi (BIP) & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra. Peninjauan juga didampingi Guru Besar Teknik Sipil Unand, Prof. Dr. Eng. Ir. Jafril Tanjung, MT., IPU., ASEAN.Eng.

Baca Juga  Kunjungi PSBGHI Padang, PT Semen Padang Dukung Anak Berkebutuhan Khusus dengan Bantuan dan Pelatihan Keterampilan

Sabril mengaku terkesan dengan kerapian dan presisi setiap keping bata yang tersusun dalam bangunan rumah contoh. Sistem penguncian antar-bata (interlock) dinilai mampu menghadirkan nilai estetika tinggi sekaligus memangkas waktu pengerjaan konstruksi secara signifikan.

“Satu kata untuk inovasi dari PT Semen Padang ini, luar biasa sekali. Tampilan bangunannya tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga memperlihatkan konsep konstruksi yang sangat praktis dan presisi,” ujar Sabril di sela-sela peninjauan.

Menurut Sabril, keunggulan mekanika dinding SEPABLOCK terletak pada kestabilan ikatan antar-unit bata. Karakteristik ini membuat kekuatan dinding tidak semata-mata bergantung pada material perekat atau adukan semen konvensional.

Pembuktian fisik sederhana dilakukan Sabril langsung di lokasi untuk menguji ketahanan struktur dinding. Dari pengujian dorongan manual, respons pasangan SEPABLOCK terbukti jauh lebih stabil dan kaku tanpa menunjukkan getaran berarti.

Baca Juga  Serapan Anggaran Rendah, Bupati Benny Utama Taburansang

“Tadi kita coba berikan gangguan berupa dorongan pada dinding SEPABLOCK. Ternyata dindingnya betul-betul kaku, tidak ada guncangan atau getaran. Berbeda dengan dinding bata konvensional yang masih bergetar. Kaku dan kuat,” jelas pakar teknik sipil tersebut.

Kepraktisan dan kekakuan struktur ini diyakini menjadi solusi ideal bagi percepatan pembangunan infrastruktur maupun hunian modern masa kini. Konsep bongkar pasang presisi menjadi nilai tawar utama produk ramah lingkungan ini.

Apresiasi akademisi Unand ini semakin memperkuat posisi SEPABLOCK sebagai pelopor material konstruksi modern di Indonesia. Sinergi antara dunia industri dan universitas diharapkan terus terjalin demi melahirkan inovasi pembangunan yang berkelanjutan. (*)