Agam  

Tim Pengadaan Gedung SLTA Malalak Gelar Rapat di Bappeda Agam

Tim pengadaan tanah lokasi pembangunan SLTA Kecamatan Malalak melakukan rapat persiapan, Selasa (20/9) di Aula Bappeda Agam di Lubuk Basung. (Kasnadi)  

AGAM – Tim pengadaan persiapan tanah lokasi pembangunan sarana pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) Kecamatan Malalak Kabupaten Agam menggelar rapat pembahasan di ruangan Bappeda Agam di Lubuk Basung, Selasa (20/9).

Kepada Singgalang, Camat Malalak Agam, Rahmat Fajri menjelaskan, persiapan untuk lokasi pembangunan gedung SLTA tersebut sebelumnya sudah dilakukan pertemuan dengan Wali Nagari dan pemuka masyarakat di tingkat kecamatan, hasil rapat di tingkat kecamatan itu dilanjutkan di tingkat kabupaten.

Pertemuan rapat persiapan lokasi pembangunan sarana pendidikan tingkat SLTA di Kabupaten itu, dihadiri Kepala Bappeda Agam, Endri Melson, Kacabdin Pendidikan Provinsi Sumbar, Mardison, Tim pengadaan persiapan tanah lokasi pembangunan sarana pendidikan SLTA Kecamatan Malalak,  Camat Malalak, Rahmat Fajri, tim penilai Kabupaten Agam dan Wali Nagari se Kecamatan Malalak.

Baca Juga  Semak Belukar di Kelok Sianok Terbakar

Dari empat lokasi yang diusulkan oleh tim pengadaan tanah untuk lokasi pembangunan SLTA Kecamatan Malalak yang disampaikan kepada tim survey Kabupaten Agam, di Jorong Salimpauang dua lokasi, Jorong Jalan Bantiang Selatan satu lokasi dan di Jorong Balai Satu juga satu lokasi.

Berdasarkan hasil pembahasan cukup alot sekaitan pengadaan tanah lokasi pembangunan SLTA tersebut, terang Rahmat Fajri, maka disepakati bersama dari usulan yang empat lokasi itu menjadi dua lokasi yaitu, di Jorong Salimpaung dan di Jorong Jalan Bantiang Selatan.

Baca Juga  Dua Tersangka Narkoba Ditangkap Polisi di Bawan Ampek Nagari

Untuk peninjauan sekaligus pengukuran pada dua lokasi itu, tim Kabupaten Agam bakal  turun ke lapangan pekan depan didampingi Camat,  Wali Nagari, unsur lembaga nagari dan pemuka masyarakat Kecamatan Malalak.

“Mari kita doakan bersama, semoga gedung SLTA ini bisa terwujud pada tahun 2023, sesuai harapan masyarakat Malalak, bahwa masyarakat mengusulkan kalau bisa berdiri Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Malalak,” ujar Rahmad Fajri.(Kasnadi)