SAWAHLUNTO — Peternak itik di Kota Sawahlunto masih mampu bertahan di tengah tingginya harga pakan ternak. Kondisi tersebut salah satunya terlihat dari usaha peternakan itik milik Andi Asmunandar di kawasan Kandi.
Dio (21), petugas kandang, mengatakan harga telur itik saat ini cukup bagus di pasaran. Telur itik dijual sekitar Rp67 ribu hingga Rp75 ribu per tray yang berisi 30 butir.
Menurutnya, dari sekitar 2.800 ekor itik yang dirawat, produksi telur mencapai 1.500 butir per hari. Usaha tersebut juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi tiga orang dengan upah sekitar Rp2,8 juta per bulan.
“Itik ini mulai berproduksi pada usia tertentu. Sementara itik yang sudah berumur juga bisa dijual kepada pelanggan, terutama untuk kebutuhan rumah makan yang menyediakan menu itik sambal hijau,” ujarnya.
Sementara itu, Anto (48), petugas kandang itik milik H. Jaswandi di kawasan Simpang Napar, mengatakan saat ini terdapat sekitar 3.000 ekor itik petelur yang dirawatnya.
Dari jumlah tersebut, produksi telur mencapai sekitar 2.000 butir per hari. Anto bersama seorang rekannya menerima upah sekitar Rp3 juta per bulan.
“Lumayan, bisa membantu menghidupi keluarga,” katanya.
Kepala Desa Batu Tanjung, Marwan, S.Sos, yang juga menggeluti usaha ternak ayam petelur jenis Lukmann, mengatakan peternak ayam saat ini cukup terpukul akibat mahalnya harga pakan konsentrat.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat sebagian peternak ayam hanya mampu bertahan dan belum bisa mengembangkan usahanya.
Namun, Marwan mengakui kondisi peternak itik relatif lebih baik karena harga telur itik masih cukup bagus di pasaran. Hal itu membuat peternak itik masih mampu mempertahankan usahanya.
Ia berharap pemerintah ikut mencarikan solusi terhadap persoalan mahalnya harga pakan ternak, sehingga para peternak dapat terus menjalankan usahanya sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.
“Persoalan pakan ternak ini hendaknya mendapat perhatian pemerintah. Dengan adanya solusi, peternak bisa terus menggeluti usaha ini secara berkelanjutan,” pungkasnya. (sbd)












