Padang  

Tak Ada Korban Jiwa, Kapoda: Ledakan di RS Semen Padang Bukan Bom

Kapolda Sumbar

PADANG – Kapolda Sumatra Barat Irjen Pol Suharyono memastikan bahwa ledakan yang terjadi di Rumah Sakit Semen Padang pada Selasa (30/1) sore bukan disebabkan oleh bom. Ledakan tersebut, kata Suharyono, disebabkan oleh malpraktek instalasi AC.

“Ini bukan suatu ledakan dari bom, tapi ini adalah suatu malpraktek dari pekerjaan instalasi AC yang kebetulan ada sedikit kekeliruan,” kata Suharyono saat meninjau RS Semen Padang bersama Danrem 032/WBR dan Kapolresta Padang.

Suharyono menjelaskan, ledakan terjadi saat pekerja instalasi AC sedang melakukan pembetulan atau perawatan. Akibat pengelasan, ada percikan api yang mengenai bagian dari sentral AC.

“Percikan api tersebut kemudian menimbulkan ledakan yang cukup besar sehingga sebagian dari rumah sakit mengalami kaca pecah,” kata Suharyono.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh pasien rawat inap sebanyak 102 orang berhasil dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

“Karena dari 102 pasien ini kan tidak bisa dilayani dengan optimal mengingat AC ny saat ini mati, kemudian listrik juga dipadamkan, sehingga untuk lanjut perawatan bagi para pasien akhirnya dirujuk ke beberapa rumah sakit di sekitar Kota Padang ini,” kata Suharyono.

Suharyono menegaskan, pihaknya akan mendalami kasus ini untuk memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. (mat)