PULAU PUNJUNG – Di tengah- tengah kesibukannya mengurus administrasi pemerintahan, Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan masih menyempatkan diri meninjau proses pembangunan di wilayah Dharmasraya guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target waktu yang telah ditentukan. Salah satu sasarannya adalah pembangunan jembatan penghubung antara Nagari Koto Salak dengan Nagari Ampalu, Kecamatan Koto Salak, Senin (11/7/2022).
“Jembatan ini merupakan salah satu prioritas yang harus dituntaskan pembangunannya pada tahun anggaran 2022 ini. Pembangunan jembatan ini adalah jawaban atas aspirasi masyarakat yang pernah kami terima pada tahun sebelumnya,” ungkap Sutan Riska, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR), Junaidi Yunus disela- sela kegiatan tersebut.
Sutan Riska juga meminta kepada kontraktor agar pengerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas, kuantitas dan estetika. Yang paling penting adalah sesuai dengan kontrak kerja.
“Jembatan ini akan dipakai masyarakat untuk jangka waktu yang lama. Maka kami menegaskan agar pengerjaannya benar-benar memperhatikan kualitas sebagaimana mestinya,” tegas Sutan Riska.
Sementara itu, Camat Koto Salak, Arwinta, atas nama warga setempat mengucapkan terimakasih kepada Sutan Riska dan Pemerintah Daerah sehubungan dengan pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, apabila proyek jembatan di lokasi yang akrab disebut masyarakat setempat sebagai “pengkolan hantu” tersebut rampung dikerhakan, maka semakin memudahkan akses dua arah, dari ke kedua nagari serta berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.
“Insya Allah, jembatan ini bakal mempermudah aktivitas warga kami di kedua nagari, baik untuk aktivitas perekonomian, pendidikan maupun hubungan sosial kemasyarakatan lainnya,” pungkasnya ( roni)












