Pada Anjangsana ini Sutan Riska meletakkan papan karangan bunga, tabur bunga, ritual penyiraman dan ditutup dengan doa. Ikut serta dalam kegiatan tersebut, Sekdakab Dharmasraya, H.Adlisman, jajaran forkominda, pimpinan DPRD beserta anggota, tokoh masyarakat, dan sejumlah unsur lainnya.
Bupati mengatakan, anjangsana yang dilakukan setiap tahunnya merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan kepada almarhum Ahmad Munawar atas perjuangan dan pengabdiannya untuk Dharmasraya semasa hidup. Pada tahun ini anjangsana sengaja dilakukan lebih awal, mengingat ada rangkaian kegiatan lainnya dalam HUT ke 19 Dharmasraya.
Ahmad Munawar merupakan bupati pertama yang merintis dasar pemerintahan Dharmasraya, perjuangan dan pengorbanan beliau dengan tokoh pemekaran saat itu sangatlah banyak dan sibuk sekali.
“Penghormatan kita pada almarhum sebagai seorang pejabat negara, dan pamong senior yang telah banyak meletakkan dasar-dasar penyelenggaraan pemerintah pada daerah otonomi baru Dharmasraya. Kemudian kami datang untuk mengenang, mendoakan, serta menyampaikan rasa bangga dengan perjuangan dan pengabdian almarhum untuk kabupaten tercinta ini,” kata Sutan Riska.
Lanjut bupati, almarhum adalah perintis pemerintahan di awal terbentuknya Dharmasraya.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan oleh Allah, dan juga hendaknya berbadan sehat selalu,” pungkasnya.
Sementara itu, ahli waris almarhum Ahmad Munawar, Riri Putri menyampaikan rasa terimakasih kepada segenap rombongan yang hadir dalam anjangsana tersebut, yang setiap tahun terus menyempatkan diri untuk berziarah ke makam ayahandanya.
“Semoga kedatangan rombongan untuk memberikan doa dapat menjadi penyejuk dan pelapang kubur ayahanda kami,” pungkasnya. (roni)












