Sawahlunto – Wakil Walikota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, mendampingi Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, dalam malam puncak Sawahlunto International Music Festival (SIMFes) yang digelar di Taman Silo, Sabtu malam (8/11).
Pada kesempatan itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI menyerahkan Piagam Kharisma Event Nusantara (KEN) kepada SIMFes dan komunitas Sawahlunto Youth Movement (SYM) sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pengembangan seni musik dan pertunjukan di tingkat nasional.
Utusan Khusus Presiden Yovie Widianto menyampaikan bahwa SIMFes menghadirkan tiga nilai utama, yaitu edukasi musik yang terstruktur, ruang tumbuh ekonomi kreatif lokal, serta pemberdayaan potensi seni masyarakat sebagai kekuatan budaya kota warisan dunia UNESCO.
“SIMFes menjadi contoh bagaimana musik tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Yovie.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah menegaskan bahwa SIMFes kini telah menjadi “laboratorium musik etnik” yang menghidupkan kembali sejarah Orkes Gumarang, sekaligus memperluas ruang belajar musik bagi generasi muda di Sawahlunto dan Sumatera Barat pada umumnya.
Menurut Jeffry, nilai edukatif SIMFes diperkuat melalui kolaborasi dengan Manajemen Talenta Nasional (MTN) yang menghadirkan kelas serta dialog sejarah musik bersama para pakar dan praktisi.
“Selain menumbuhkan minat musik, kegiatan ini juga membuka ruang interaksi antar generasi dan pelaku seni,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jeffry menambahkan bahwa nilai ekonomi SIMFes turut tumbuh melalui aktivitas UMKM kuliner dan kolaborasi dengan Festival Batik Sumatera Barat, yang menampilkan dan memasarkan busana batik lokal. “Dampaknya terasa langsung bagi para pelaku ekonomi kreatif di Sawahlunto,” ungkapnya.
Sementara itu, para pedagang kuliner di sekitar Taman Silo, yang sebelumnya berjualan di Lapangan Segi Tiga Ombilin, mengaku bersyukur dengan adanya SIMFes.
“Alhamdulillah, jualan kami ramai. Banyak pengunjung yang datang dan berbelanja selama dua hari acara berlangsung,” ujar salah seorang pedagang, Jumat–Sabtu (7–8/11). (Sbd)












