BATUSANGKAR – Setelah disorot dan dipertanyakan 8 fraksi pada DPRD Tanah Datar seputar tiga Ranperda yang diajukan Pemkab, Wabup Richi Aprian menyampaikan jawabannya dalam sidang paripurna.
Sidang paripurna kemarin petang dipimpin Wakil Ketua DPRD Anton Yondra didampingi Sekwan Yuhardi dan dihadiri 20 dari 35 anggota dewan, Forkopimda dan pejabat Pemkab.
Wabup Richi Aprian menyampaikan jawaban bupati atas pertanyaan atau tanggapan delapan fraksi DPRD terkait tiga Ranperda diajukan, ketiganya adalah Ranperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Ranperda tentang Cadangan Pangan dan Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemkab pada Perusahaan Umum Daerah Tuah Sepakat.
“Saat Pemkab menjawab puluhan pertanyaan, tanggapan dan pandangan umum dari delapan fraksi DPRD yakni Fraksi PAN, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi Fraksi Perjuangan Golkar, Fraksi PPP, Fraksi Nasdem, dan Fraksi Hanura disampaikan pada sebelumnya,” ucap Wabup.
Ia menyampaikan jawaban pertanyaan pertama tentang pengajuan Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah, yaitu tujuan Ranperda ini dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
Sedangkan, untuk Ranperda tentang cadangan pangan dijelaskan, karena penyelenggaraan cadangan pangan di Tanah Datar tidak terlaksana secara optimal, karena belum adanya Peraturan Daerah yang menjadi dasar untuk pengadaan, pengelolaan dan penyaluran.
Untuk Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kepada Perusda Tuah Sepakat, lanjutnya, bertujuan untuk meningkatkan usahanya guna memberikan kontribusi strategis dalam peningkatan PAD.
“Perusda mesti mampu menyediakan barang dan jasa bermutu bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat sesuai kondisi, karakteristik dan potensi daerah,” timpal Wabup. (ydi)












