Setahun Menjabat, Muhajir Muslim Benahi Sektor Pendidikan

Pariaman, Singgalang – Tidak hanya bicara soal anggaran dan kebijakan, Ketua DPRD Kota Pariaman Muhajir Muslim menunjukkan perhatian serius pada dunia pendidikan di tahun pertama masa jabatannya.

Bagi Muhajir, memajukan pendidikan tidak cukup hanya dengan program akademik. Lingkungan belajar yang aman, akses jalan yang layak, hingga pemetaan potensi siswa harus berjalan beriringan.

Tiga sekolah menjadi perhatian awalnya. Pertama, akses jalan menuju MAN Kota Pariaman yang belasan tahun luput dari perhatian.

“Akses jalan menuju MAN Pariaman salah satu infrastruktur yang mesti diperhatikan. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi akses harian guru, siswa dan masyarakat,” tulis Muhajir melalui blog pribadinya, Selasa (22/9).

Baca Juga  Yota Balad Teken Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Cegah Korupsi

Menurutnya, jalan yang lebih layak akan memberi kenyamanan dan mendukung mobilitas seluruh warga sekolah.

Kedua, SMP Negeri 6 Pariaman. Muhajir menyoroti kondisi atap sekolah yang butuh rehabilitasi segera.

“Bangunan sekolah berkaitan langsung dengan keamanan dan kenyamanan belajar. Siswa dan guru butuh lingkungan yang aman untuk aktivitas setiap hari,” ujarnya.

Ketiga, perhatian pada pendidikan dasar di SD Negeri 04 Batang Tajongkek. Baginya, SD adalah fondasi awal anak membangun kemampuan membaca, berhitung, dan bersosialisasi, sehingga lingkungannya wajib dibenahi.

Tak berhenti di fisik bangunan, Muhajir juga mendorong program non-fisik. Sepanjang 2025, bersama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), ia menggagas pemetaan minat dan bakat siswa di Kecamatan Pariaman Timur dan Pariaman Selatan.

Baca Juga  Polres Pariaman Bagikan Takjil di Depan Mapolres

“Potensi anak tidak selalu di bidang akademik. Ada yang menonjol di olahraga, seni, kepemimpinan, maupun teknologi. Lewat pemetaan ini, siswa bisa mengenali kecenderungannya, dan sekolah serta orang tua punya gambaran untuk mengembangkannya,” jelas Muhajir.

Bagi Ketua DPRD yang akrab disapa Muhajir Muslim ini, pendidikan harus dipandang sebagai proses pengembangan manusia seutuhnya, bukan sekadar pembangunan gedung.

Dengan membenahi akses, keamanan bangunan, dan menggali potensi siswa, ia yakin pendidikan di Kota Pariaman akan melahirkan generasi yang lebih siap bersaing di masa depan. (213)