Semen Padang Umumkan Pemenang Lomba Esai HAKORDIA 2025, Sonya Marcellyna dan Mikhael Duta Jadi Sorotan

PADANG – PT Semen Padang secara resmi mengumumkan pemenang Lomba Esai HAKORDIA 2025 setelah melalui proses penjurian yang ketat. Dari total 437 karya yang diterima panitia, tiga kategori lomba—internal, mahasiswa, dan umum—melahirkan sembilan pemenang dengan gagasan antikorupsi yang beragam dan inovatif.

Di kategori umum, perhatian tertuju pada Sonya Marcellyna, lulusan Akuntansi Universitas Andalas yang kini magang di Departemen Keuangan PT Semen Padang. Melalui esainya berjudul “Penguatan Integritas Laba Melalui Implementasi Cash-Flow-Driven Corporate Governance sebagai Safeguard terhadap Praktik Window Dressing”, Sonya menegaskan pentingnya GCG sebagai pagar kuat bagi laporan keuangan.

Sonya menyebut kemenangan ini sebagai bentuk kontribusinya dalam mendorong budaya integritas di dunia korporasi. Ia memuji pencapaian skor GCG 93,36 oleh PT Semen Padang sebagai standar tinggi bagi perusahaan nasional. “Ini bukti bahwa tata kelola baik bisa dicapai dan harus terus dijaga,” ujarnya.

Di kategori mahasiswa, juara I diraih Mikhael Duta Deonismans dari Universitas Andalas. Esainya, “Zona Steril Anti-Suap: Implementasi Blind Procurement System untuk Menghilangkan Celah Tender Korporasi”, menyoroti isu penyuapan dalam proses tender yang menurutnya sering luput dari perhatian publik.

Mikhael menawarkan pendekatan sistem pengadaan tertutup yang meminimalkan interaksi personal antara pemegang keputusan dan peserta tender. “Interaksi informal sering menjadi celah. Sistem tertutup bisa menutup peluang penyuapan,” jelasnya. Pendekatan ini dinilai juri relevan dengan dinamika pengadaan modern.

Baca Juga  Santri Baru Pontren Kauman Padang Panjang Meningkat Hingga 200 Persen

Sementara itu, pemenang kategori internal juga tak kalah menarik. Achmad Taufan membawa ide integrasi kecerdasan buatan dengan GCG sebagai strategi pencegahan fraud. Dua peserta lainnya, Jefri Antoni dan Dedi Hanafi, mengangkat strategi denormalisasi tender dan budaya anti-gratifikasi sebagai solusi berkelanjutan.

Selain para juara utama, panitia juga mengumumkan daftar pemenang juara II dan III dari masing-masing kategori. Karya-karya mereka dipandang memperkaya diskursus antikorupsi melalui ide gamifikasi, digitalisasi pengawasan, dan model penguatan integritas berbasis budaya organisasi.

Momentum pengumuman pemenang juga dirangkai dengan pemberian penghargaan bagi karyawan pelapor gratifikasi. Santoro dari Unit EPDC menerima apresiasi atas keberaniannya melapor melalui mekanisme resmi perusahaan. “Jika semua insan berani melapor, proses pengadaan akan makin efisien dan transparan,” ujarnya.

Dengan pengumuman ini, PT Semen Padang berharap gagasan para pemenang dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat gerakan antikorupsi di sektor korporasi. Lomba esai HAKORDIA dinilai bukan hanya kompetisi intelektual, tetapi ruang kontribusi nyata bagi generasi muda dan profesional untuk membangun budaya integritas nasional. (*)

Baca Juga  Komitmen PT Semen Padang Dukung Karyawan Berprestasi Tingkat Dunia

Daftar Pemenang Lomba Esai PT Semen Padang 2025

Kategori Internal
– Achmad Taufan – Integrasi Artificial Intelligence dan Good Corporate Governance sebagai Strategi Pencegahan Fraud Korporasi di Indonesia
– Jefri Antoni – Strategi Denormalisasi dalam Ekosistem Tender
– Dedi Hanafi – Pencegahan Fraud di Korporasi: Membangun Budaya Anti Gratifikasi

Kategori Mahasiswa
– Mikhael Duta Deonismans – Zona Steril Anti-Suap: Implementasi Sistem Pengadaan Tertutup (Blind Procurement System) untuk Mengeliminasi Celah Tender Korporasi
– Muslimatuz Zahira – Resiliensi Tata Kelola: CGG 5.0 Berbasis Triple-A Framework untuk Pencegahan Fraud di PT Semen Padang
– Rahmad Algozi – Transformasi CGC Berbasis AI melalui Integrity Dashboard untuk Memperkuat Sistem Pencegahan Fraud

Kategori Umum
– Sonya Marcellyna – Beyond 90: Penguatan Integritas Laba Melalui Cash-Flow-Driven Corporate Governance sebagai Safeguard terhadap Praktik Window Dressing di PT Semen Padang
– Iman Ashar Tanjung – Gamifikasi Budaya: Culture Gamification Scenario-Based Learning sebagai Strategi Pembentukan Mindset Integritas
– Tegar Putra Socrates – Play for Integrity: Gamifikasi Whistleblowing untuk Mencegah Fraud dan Membangun Budaya Integritas