PADANG – PT Semen Padang, bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, tengah menguji coba larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot sebagai pakan alternatif untuk ikan nila. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang bertujuan mendukung pengelolaan sampah organik dan ketahanan pangan di Kota Padang.
Uji coba dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Padang dan Universitas Andalas. Kolam uji berada di Pokdakan Lubuk Tampurung Indah, Kecamatan Kuranji, Padang, dan melibatkan empat jenis pakan berbeda untuk membandingkan efektivitasnya dalam meningkatkan pertumbuhan ikan nila.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfian, mengapresiasi inisiatif tersebut. “Harga pakan ikan komersial kerap menjadi tantangan bagi pembudidaya. Kehadiran pakan maggot memberi harapan baru bagi pembudidaya kecil,” ujarnya dalam sambutannya.
Program ini juga merupakan kelanjutan dari Rumah Sentra Budidaya Maggot BSF milik PT Semen Padang yang telah beroperasi sebelumnya. Inovasi ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga menghasilkan pakan bernilai ekonomi tinggi.
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, mengatakan program ini dijalankan mengacu pada Peraturan Menteri BUMN dan prinsip ISO 26000. “Kami berkomitmen menciptakan dampak sosial dan lingkungan secara berkelanjutan,” tuturnya.
Percobaan dilakukan selama 45 hari di 12 kolam kecil berukuran 1×1 meter, masing-masing diisi 20 ekor ikan nila dengan bobot awal 100–125 gram. Pengujian dilakukan dengan tiga kali ulangan agar hasilnya valid dan dapat diandalkan.
Empat jenis pakan yang diuji antara lain: pakan komersial 100%, pakan olahan Gerpari, pelet Kito SP berbahan dasar maggot, serta kombinasi pakan komersial dan maggot segar. Evaluasi dilakukan berdasarkan pertumbuhan bobot ikan dan efisiensi biaya.
Inisiatif ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya ketahanan pangan dan pengelolaan sampah. Diharapkan uji coba ini dapat menjadi solusi permanen bagi pembudidaya ikan di Indonesia. (*)












