Semen Padang Dorong Petani Lokal Naik Kelas Lewat Bantuan Produksi Pupuk Organik

PAYAKUMBUH — PT Semen Padang, anggota dari SIG, menyalurkan bantuan sarana produksi pupuk organik kepada Kelompok Tani Padang Cubadak Indah di Payakumbuh Selatan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap pengembangan ekonomi berbasis masyarakat, khususnya di sektor pertanian berkelanjutan.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, mengatakan bahwa program ini dirancang untuk mengangkat kapasitas kelompok tani agar dapat menjadi pelaku utama dalam rantai pasok sektor pertanian.

“Kami tidak hanya memberi bantuan, tapi mendorong petani lokal naik kelas—dari skala kecil ke produksi berkelanjutan berskala luas,” ujar Iskandar.

Baca Juga  Payakumbuh Pertama Gunakan QR Pengisian BBM Bersubsidi

Menurutnya, pengembangan pupuk organik ini penting dalam mewujudkan visi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam hal swasembada pangan, energi, dan infrastruktur.

Program ini juga dinilai mendukung implementasi program Sumbar Sejahtera dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang menjadikan pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

PT Semen Padang memandang bahwa pemberdayaan ekonomi lokal perlu ditopang oleh inovasi dan dukungan infrastruktur produksi yang berkelanjutan, agar potensi lokal bisa memberi dampak nasional.

“Kami ingin menciptakan model kolaborasi yang dapat direplikasi di wilayah lain. Di sinilah perusahaan hadir, bukan hanya sebagai pelaku industri, tetapi mitra pembangunan masyarakat,” tambah Iskandar.

Baca Juga  Bawa Pulang Sepeda! Ratusan Tukang di Bukittinggi Antusias Serap Ilmu di Akademi Jago Bangunan

Dalam konteks perubahan iklim dan ancaman degradasi lahan, penggunaan pupuk organik adalah solusi penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian secara ekologis.

PT Semen Padang akan terus menyesuaikan program TJSL agar adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk pelatihan teknis, peningkatan kualitas produk, serta pengembangan pasar pupuk organik.

“Semoga bantuan ini memperkuat posisi Sumbar sebagai pusat pertanian ramah lingkungan dan membuka peluang ekspor pupuk organik ke luar daerah,” tutup Iskandar. (*)