Limapuluh Kota – Sejumlah sarana yang dibutuhkan masyarakat Kapur IX seperti fasilitas air bersih dan jalan, saat ini mulai terealisasikan. Bahkan peningkatan pelayanan prasarana dasar, pertanian dan pengerjaan infrastruktur, juga sudah mulai dikebut pengerjaannya. Dahulu sekali, daerah itu seperti ilang dari pantauan. Tidak ada pembangunan yang dirasakan masyarakat. Keinginan kepala daerah untuk membangun dari pinggiran sepertinya bakal terwujud. Saat ini, sejumlah sarana itu telah berdiri di pinggiran Limapuluh Kota.
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, kepada wartawan, Senin (17/10) mengatakan, dirinya secara marathon telah meresmikan dan mengecek sejumlah kegiatan program unggulan (progul) tahun anggaran 2022, saat melakukan kunjungan di Kecamatan Kapur IX, Kamis (14/10) lalu.
“Kita menyertakan sejumlah kepala perangkat daerah pada kunjungan itu. Hal ini memang sengaja dilakukan untuk memastikan percepatan progul, yang merupakan upaya bersama pemerintah, pemerintah daerah tingkat provinsi dan kabupaten serta pemerintah nagari. Sehingga terwujud keterpaduan program dari atas ke bawah, untuk mewujudkan visi dan misi daerah,” ujarnya.
Menurutnya, kunjungan yang dilakukan ini menyinggahi Nagari Lubuk Alai, Nagari Durian Tinggi dan mengakhirinya di Nagari Galugua. Bupati juga menyerahkan bantuan Becak Motor (Bentor) Pemadam Kebakaran, meresmikan Program Hibah Air Minum dengan penambahan jumlah sambungan rumah.
“Untuk sektor pertanian diresmikan Rice Milling Unit (RMU), Panen Jagung. Juga dilakukan bantuan sosial, peninjauan rumah tak layak huni hingga pengecekan pengerjaan ruas jalan Galugua. Terlaksananya pembangunan, akan disusul dengan peningkatan kesejahteran masyarakat, agar terciptanya dinamika pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan Sumbar-Riau ini,” tambahnya.
Selain itu, Bupati Safaruddin juga menyampaikan apresiasi, atas komunikasi baik yang terjalin antara Pemkab Limapuluh Kota dengan Pemerintah Nagari di Kapur IX. “Perhatian kepala perangkat daerah juga terasa spesial ke Kapur IX, karena sedari awal sudah ditunjukkan sejak pelantikan kepala daerah di Sumbar 25 Februari 2021 lalu. Sejumlah kunjungan ke Kapur IX, Kepala OPD tampak semangat mendampingi Bupati ke wilayah pengahasil gambir terbesar di Indonesia tersebut. Setiap ke Kapur IX, Kepala OPD yang mendampingi tak kurang dari lima orang. Hal ini menunjukkan semangat bupati dalam membangun wilayah pinggir Limapuluh Kota ikut tertular kepada kepala perangkat daerah,” sanjung bupati.
Dikatakan, peningkatan fasilitas umum merupakan tanggung jawab Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Utamanya dalam penyediaan air bersih. Air merupakan sumber kehidupan, dengan tercukupinya kebutuhan air di masyarakat, tentu akan meningkatkan taraf hidup masyarakat, kebersihan lingkungan dan terjaminnya ketersediaan air untuk lahan pertanian masyarakat.
“Tidak hanya sarana air bersih, Pemkab Limapuluh Kota juga mendorong pelaksanaan program 20.000 hektar lahan jagung. Dengan memberikan bantuan kepada kelompok tani di sejumlah nagari berupa bantuan bibit, pupuk subsidi, mesin tanam jagung, kultivator, maupun pendampingan oleh Penyuluh Pertanian lapangan. Tak kalah penting, peningkatan infrastruktur juga jadi perhatian, baik dari dana bersumber dari DAK dan DAU, seperti pengerjaan jalan dari Jorong Galugua hingga Jorong Koto Tangah dengan anggaran Rp2,5 miliar maupun ruas jalan Koto Lamo-Tanjuang Bungo dengan pagu anggaran Rp2 miliar,” katanya.
Sementara itu, Camat Kapur IX Wiko Putra, yang dihubungi terpisah, mengapresiasi langkah yang disiapkan Pemkab Limapuluh Kota. Menurutnya, kolaborasi antara Pemkab dan Pemerintah Nagari telah berjalan baik untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Kapur IX. Selain itu, juga menambah semangatnya dalam menjalankan amanah sebagai pimpinan di kecamatan. “Kita menilai, selama empat bulan menjabat camat, sejumlah aspirasi walinagari telah ditampungnya untuk disampaikan kepada kepala daerah. Kami menyadari keterbatasan anggaran saat ini, dengan keterbatasan itu kita harapkan dapat dimaksimalkan dalam pembangunan di Kapur IX demi meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucapnya. 207












