BUKITTINGGI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi dan SMP Islam Al Azhar 39 Bukittinggi di ajang kompetisi robotik tingkat internasional 2026 yang diselenggarakan Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor Malaysia selama dua hari.
Kompetisi tersebut merupakan bagian dari World Robotic Center Competition (WRCC) International Malaysia 2026 mempertemukan peserta dari berbagai negara diantaranya Malaysia, Brunei Darussalam, China, Singapura, Vietnam diikuti sekitar 1300 peserta meliputi delapan negara lainnya berlangsung, 11 hingga 12 Agustus 2026.
Keikutsertaan siswa SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi dan SMP Islam Al Azhar 39 Bukittinggi pada kompetisi Internasional tersebut, merupakan kolaborasi sekolah dengan rumah robotik Bukittinggi dalam memberikan pembinaan melalui kegiatan pembelajaran ekstrakurikuler robotik.
Kepala SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi, Utari Nanda Rismi,S.Pd didampingi kepala SMP Islam Al Azhar 39 Arifan Ananda,S.Pd kepada Singgalang, Kamis, (27/8) menjelaskan, melalui pembinaan dari tim rumah robotik Bukittinggi secara berkelanjutan, siswa mendapatkan pengalaman merakit dan memprogram robot, peserta didik juga dilatih untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, kreativ, problem solving, kerja sama tim, ketelitian, dan keberanian untuk berkompetisi di tingkat nasional dan internasional.
“Alhamdulillah, perjuangan siswa tersebut dapat membuahkan hasil prestasi dalam mengikuti kompetisi ajang robotik tingkat Internasional dengan sejumlah kategori perlombaan yang diikuti,” jelas Utari Nanda Rismi.
Dr. Novi Irwan Dewan Pembina Yayasan Insan Karima Cendekia Bukittinggi menyampaikan apresiasi dengan rasa bangga mengucapkan terima kasih kepada siswa yang meraih prestasi membawa nama sekolah di ajang internasional juga kepada tim pelatih Rumah Robotik Bukittinggi serta guru dan orang tua siswa yang telah memberikan dukungan turut mendampingi siswa berlomba di Malaysia.
Disebutkan, keberhasilan ini membuktikan bahwa potensi generasi muda Kota Bukittinggi dan khususnya siswa siswi sekolah Islam Al Azhar Bukittinggi menjadi bukti bahwa pendidikan yang mengintegrasikan kemampuan akademik, teknologi, kreativitas, karakter, dan pengalaman kompetisi mampu memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang secara optimal sejalan dengan program unggulan Yayasan Insan Karima Cendekia yang diusung oleh kepala sekolah.
“Keikutsertaan dalam kompetisi robotik internasional ini juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa untuk berinteraksi dan berkompetisi dengan peserta dari berbagai negara. Pengalaman tersebut kita harapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri, semangat belajar, kemampuan beradaptasi, serta wawasan global sejak usia sekolah dasar dan menengah,” ujar Novi Irwan.
Bagi Sekolah Islam Al Azhar Bukittinggi, prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya dalam bidang teknologi, robotika, sains, dan inovasi, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan adab.
Kolaborasi antara sekolah dengan Rumah Robotik Bukittinggi juga menjadi salah satu bentuk nyata komitmen dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler yang terarah dan berkelanjutan.
“Prestasi ini bukanlah sekadar tentang medali, tetapi adalah proses belajar, keberanian mencoba, kerja keras, kolaborasi, dan pengalaman, semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa Sekolah Islam Al Azhar Bukittinggi untuk terus Cerdas, Beradab dan Berwawasan Global, serta berani dan berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” harap Novi Irwan.
Adapun siswa SD Islam Al Azhar 67 Bukittinggi meraih prestasi diajang kompetisi robotik internasional tersebut, Muhammad Rasyid Dirgantara dan Muhammad Khairi Fadhullah kelas V meraih 2nd Bronze Medal–soccer junior, Rakha Anugrah Ramadhan kelas III dan Zaviyar Anugrah Illahi kelas I berhasil meraih 1st Bronze Medal-Sumo Junior, sekaligus masuk 10 Besar Robot Inovasi Senior serta Khiarsakha Freskaton kelas IV meraih 2nd Bronze Medal–Sumo Junior, sekaligus masuk 12 besar robot inovasi senior.
Sementara, utusan siswa SMP Islam Al Azhar 39 Bukittinggi memperoleh prestasi adalah, Khansa Aisya Putri dan Faiza Aliya Mirwan kelas IX meraih 1st bronze medal–robot transporter junior serta masuk 9 Besar Robot Inovasi Senior selama mengikuti lomba.
Mira Febrina,,M.Pd ketua Yayasan Insan Karima Cendikia Bukittinggi yang turut mendampingi bersama tim rumah robotik Bukittinggi dan orang tua siswa selama ajang perlombaan berlangsung di Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor Malaysia. (Kas)












