Romi Azwar Resmi Mendaftar Sebagai Calon Walinagari

Romi Azwar foto bersama sesaat sebelum mendaftar ke PPN IV Koto Pulau Punjung, Minggu ( 19/9/2022). (roni aprianto)

PULAU PUNJUNG – Tokoh muda Pulau Punjung Romi Azwar  memantapkan diri untuk maju sebagai salah satu kandidat calon Walinagari IV Koto Pulau Punjung. Romi resmi mendaftar ke PPN IV Koto Pulau Punjung, Senin (19/9/ 2022 ).

Pantauan di lapangan, Romi Azwar diantar tokoh masyarakat, ninik mamak, keluarga besar dan ratusan pendukung dengan menggunakan mobil pribadi, odong-odong, pickup, dan kendaraan roda.

“Bismillah diawali dengan niat tulus,  saya siap mengabdikan diri untuk membangun Nagari IV Koto Pulau Punjung berasaskan keadilan,” ungkap Romi Azwar disela- sela pendaftaran.

Nagari IV Koto Pulau Punjung merupakan salah satu nagari yang berada di pusat kota kabupaten, yang sumber ekonominya bergantung kepada pedagangan

“Jika diamanahkan untuk menjadi walinagari, program yang bakal kita lakukan untuk membangun nagari lebih kepada program yang dibutuhkan masyarakat secara adil, merata,” katanya.

Lanjut alumni Sarjana Ekonomi Universitas Bung Hatta ini, pembangunan  yang akan dilakukan tentu lebih ke arah kebutuhan masyarakat banyak, UMKM selaras dengan program pemerintah daerah dan pusat. Kemudian pembangunan pendidikan, kesehatan dan program lainnya.

Baca Juga  Kadishub Dharmasaraya Sebut tak Ada Pungutan Resrtribusi di Area SPBU 

“Kita punya Pasar Lama yang terbengkalai, kita punya kawasan jembatan Sungai Dareh yang kawasan tersebut bisa disulap menjadi lokasi perdagangan. Tentu ini menjadi potensi dari nagari yang bisa digarap dengan baik, sehingga menambah kesejahteraan  masyarakat Nagari IV Koto Pulau Punjung,” jelasnya.

Kemudian, kata Romi, sebagai salah satu pusat ibu kota yang saat ini terus dilakukan pembenahan oleh pemerintah daerah. Pemerintah nagari harus bersinergi, sehingga dengan sinergi ini, apa yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah, bisa sama- sama dilanjutkan yang berujung kepada kepentingan masyarakat.

“Semua unsur akan kita libatkan dalam membangun nagari, baik unsur ninik mamak, bundo kanduang, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda dan semua lintas generasi akan kita libatkan dalam membangun nagari, “jelasnya.

Dengan demikian, tambah Romi, 6 tahun kedepan sudah jelas arah pembangunan Nagari  IV Koto Pulau Punjung,  seperti apa dan mau dibawa kemana. Sebagai nagari di pusat ibu kota, pembenahan dasar juga menjadi prioritas utama, adalah dalam hal pelayanan.

Baca Juga  Luar Biasa, Dharmasraya Raih Predikat WTP Enam Kali Berturut-turut

Pelayanan menjadi hal yang paling penting. Memberikan kemudahan kepada setiap warga dalam segala bentuk urusan administrasi serta kebutuhan pelayanan lainnya.  Selain itu, program prioritas lainnya adalah memberdayakan dan memfungsikan peran ninik mamak dalam membangun nagari, memberdayakan para pemuda dengan kegiatan positif, bundo kanduang dengan program yang menjadi keinginan dari ibu ibu, serta tentu yang menjadi prioritas tak ada sekat antara masyarakat dengan pimpinan.

“Saya ingin semua ikut terlibat dalam membangun nagari. Insya Allah, kita  mewujudkan Nagari IV Koto Pulau Punjung mandiri, berbudaya, religius dan cerdas menuju nagari madani. Dengan izin Allah, saya minta dukungan dan doa restu kepada seluruh masyarakat Nagari IV Koto Pulau Punjung untuk mewakafkan diri dalam membangun nagari secara bersama sama,” pungkasnya ( roni )