PADANG – Kebahagiaan terpancar dari raut wajah Fauzul Aziz, perwakilan Tim OSIS SYNC dari Departemen Human Capital PT Semen Padang. Timnya sukses meraih predikat tertinggi, yaitu Platinum, dalam ajang SPIE Award 2025 di Wisma Indarung. Inovasi yang mereka usung dinilai sangat krusial dalam memperbaiki tata kelola administrasi perusahaan, khususnya terkait perlindungan tenaga kerja.
Fauzul, yang didampingi oleh rekan setimnya Tonny Elter, menjelaskan bahwa inovasi mereka berfokus pada sinkronisasi sistem verifikasi pembayaran iuran BPJS Kesehatan. Fokus utamanya adalah mempermudah pengecekan iuran bagi ribuan tenaga kerja outsourcing yang bekerja di bawah naungan vendor yang bermitra dengan PT Semen Padang.
Sebelum adanya inovasi OSIS SYNC ini, Fauzul mengungkapkan bahwa proses verifikasi dilakukan secara manual dan konvensional. Pihak perusahaan harus meminta bukti pembayaran secara fisik dari masing-masing vendor setiap bulannya. Proses ini tidak hanya memakan waktu yang lama (inefisiensi), tetapi juga sangat rentan terhadap keterlambatan pengecekan administrasi yang bisa merugikan hak karyawan.
“Kami melihat ada celah yang bisa diperbaiki melalui teknologi. Melalui OSIS SYNC, sistem aplikasi OSIS milik perusahaan kini langsung terkoneksi dengan data pembayaran BPJS. Jadi, verifikasi bisa dilakukan secara otomatis dan seketika tanpa perlu menagih dokumen berulang kali ke vendor,” jelas Fauzul Aziz dengan bangga.
Inovasi ini membawa dampak luar biasa terhadap kecepatan dan akurasi data. Dengan sistem yang terintegrasi, potensi kesalahan manusia (human error) dalam verifikasi dokumen bisa diminimalisir hingga titik nol. Hal ini sangat sejalan dengan semangat perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang baik (Good Corporate Governance) serta meningkatkan efisiensi kerja di unit Human Capital.
Bagi Fauzul dan timnya, meraih predikat Platinum adalah pengakuan atas kerja keras mereka selama setahun terakhir. Ia mengakui bahwa proses penyusunan risalah hingga tahap presentasi di hadapan dewan juri SPIE bukanlah hal yang mudah, namun dukungan dari manajemen departemen membuat mereka mampu memberikan hasil terbaik.
Pencapaian ini diharapkan Fauzul dapat menjadi inspirasi bagi unit kerja non-operasional lainnya untuk tidak ragu berinovasi. Ia membuktikan bahwa inovasi tidak selalu berkaitan dengan mesin atau pabrik, tetapi juga bisa lahir dari penyederhanaan sistem administrasi yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kelancaran bisnis perusahaan secara menyeluruh.
Fauzul berharap sistem OSIS SYNC dapat terus dikembangkan dan diintegrasikan dengan fitur-fitur perlindungan tenaga kerja lainnya. Baginya, inovasi ini adalah bentuk dedikasi tim Human Capital untuk mendukung visi besar PT Semen Padang dalam mencapai keunggulan operasional di segala lini, termasuk dalam pengelolaan sumber daya manusia dan kemitraan. (*)












