Padang  

Reses I 2026, Alfi Beben One Serap Aspirasi Warga Luki dan Pauh

PADANG – Masa reses menjadi momentum penting bagi anggota DPRD Kota Padang untuk turun langsung menemui masyarakat dan menyerap berbagai aspirasi. Hal itu dilakukan Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai NasDem, Alfi Beben One, saat melaksanakan Reses Masa Sidang I Tahun 2026/2027 di Hall One Ulu Gadut, Kota Padang, Sabtu (5/9/2026).

Reses DPRD Padang tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hampir 200 warga, khususnya warga dan kelompok senam dari Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki) dan Kecamatan Pauh, hadir untuk berdialog langsung dengan wakil rakyat mereka. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari.

Alfi Beben One mengatakan, reses bukan berarti anggota dewan berhenti bekerja. Sebaliknya, masa tersebut menjadi kesempatan bagi legislator untuk turun ke lapangan, mendengarkan keluhan sekaligus menjemput aspirasi masyarakat. “Reses ini merupakan masa rehat sidang. Namun, bukan berarti anggota dewan berhenti bekerja. Justru pada masa inilah kami turun langsung ke masyarakat untuk menjemput aspirasi dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan warga,” ujarnya.

Baca Juga  Pemko Padang Kembali Gelar Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilik

Dalam pertemuan tersebut, Beben juga menyampaikan sejumlah program pembangunan yang menjadi perhatiannya di daerah pemilihan. Salah satunya adalah rencana pembangunan lapangan panahan di Kecamatan Lubuk Kilangan. Fasilitas olahraga tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasi di bidang olahraga. “Insyaallah kami akan bangun lapangan panahan di Luki ini,” katanya.

Selain fasilitas olahraga, pembangunan infrastruktur dasar juga menjadi perhatian Alfi Beben One. Ia menyebut pada 2027 direncanakan pembangunan kantor lurah dan jembatan, sementara pembangunan jalan serta drainase terus didorong. Bahkan, pembangunan jalan dan drainase di kawasan tersebut telah berjalan dengan panjang sekitar 1,5 kilometer, mulai dari Simpang Ulu Gadut hingga kawasan atas.

Menurut Beben, pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui berbagai forum, termasuk reses. Ia menegaskan aspirasi warga akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif. “Kami perjuangkan yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi catatan bagi kami untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif,” tegasnya.

Baca Juga  Kunjungi Pasien Covid-19 di M Djamil, Mahyeldi Doakan dari Balik Kaca

Kehadiran hampir 200 warga dalam Reses I 2026 tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Bagi Beben, pembangunan yang tepat sasaran harus berangkat dari kemampuan pemerintah dan legislatif mendengar kebutuhan warga secara langsung. Karena itu, setiap aspirasi yang masuk akan menjadi bahan dalam mengawal kebijakan pembangunan di Kota Padang.

Sebagai Anggota DPRD Kota Padang dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Alfi Beben One menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, baik melalui forum reses maupun pembahasan program pembangunan di DPRD Padang. Baginya, reses bukan sekadar hadir, mendengar lalu pulang, tetapi menjadi ruang untuk memastikan suara masyarakat dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi warga. (benk)