Rawan Kecelakaan, Pemkab Carikan Solusi Pembenahan Jalan di Kecamatan X Koto

Usai koordinasi terkait mitigasi jalur jalan di X Koto. (ist)
Usai koordinasi terkait mitigasi jalur jalan di X Koto. (ist)

BATUSANGKAR – Jalan di kawasan Kecamatan X Koto jadi perhatian utama pemerintah daerah saat ini dengan berupaya mencari solusinya.

Untuk ini, Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly melakukan koordinasi terkait mitigasi dan penanganan risiko kecelakaan lalu lintas bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Barat dan Dinas Perhubungan Sumatera Barat, Selasa (9/6) di Padang.

Tragedi kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di ruas jalan Padang Panjang–Bukittinggi, tepatnya di wilayah Kecamatan X Koto, menimbulkan trauma mendalam bagi masyarakat.

Kondisi jalan yang memiliki turunan panjang sering menyebabkan kendaraan berat mengalami rem blong.

Situasi ini memicu kecelakaan yang tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga merenggut nyawa. Karena itu, permasalahan ini membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Baca Juga  Pemkab Tanah Datar Larang Warga Dekati Radius 4,5 Kilometer dari Gunung Marapi

Menurut Ahmad Fadly, ruas jalan Padang Panjang–Bukittinggi merupakan jalur dengan tingkat mobilitas kendaraan yang cukup tinggi setiap harinya. Karena itu, diperlukan perhatian bersama agar risiko kecelakaan dapat ditekan semaksimal mungkin melalui langkah-langkah pencegahan yang terukur dan berkelanjutan.

Katanya, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan terkait untuk menghasilkan solusi yang efektif.

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai faktor yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, mulai dari keberadaan titik rawan kecelakaan hingga tingkat kepadatan kendaraan yang melintas setiap hari.

Selain itu, turut dibahas sejumlah langkah mitigasi yang dapat segera dilakukan, seperti peningkatan rambu-rambu lalu lintas, pemasangan marka jalan yang lebih jelas, penambahan fasilitas keselamatan jalan, serta penguatan sistem pengawasan pada titik-titik yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Baca Juga  Aliran Sungai Lubuk Hantu Telah Lancar, Kawasan Aia Angek Aman Dilalui

Kepala BPTD Kelas II Sumatera Barat Deddy Gusman, ST, M.Sc. mengatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program peningkatan keselamatan lalu lintas pada ruas jalan Padang Panjang–Bukittinggi yang memiliki peran penting dalam konektivitas antarwilayah.

Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui penguatan koordinasi teknis, evaluasi fasilitas perlengkapan jalan, serta penyusunan rekomendasi penanganan berdasarkan hasil kajian dan kondisi aktual di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat Dedy Diantolani menambahkan aspek keselamatan transportasi menjadi prioritas yang terus mendapat perhatian.

“Berbagai upaya preventif akan terus dilakukan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan,” katanya. (ydi)