Puluhan Paket Ganja Kering Diamankan Polres Pasaman

 

PASAMAN-Jajaran Polres Pasaman berhasil mengamankan sebanyak 22 paket ganja kering siap edar, bersama lima pelaku Senin (21/5).

Mereka Afrizal (19), Waldiki Pratama (25), Rian Elindra (19) dan PAR (14) merupakan warga Solok. Satu diantaranya Hendra Pepiyanto (38) warga Nagari Lansek Kadok, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman.

Kasatlantas Polres Pasaman, Iptu Fion Joni Hayes didampingi Kanit Turjawali Ipda Yeni Brando kepada wartawan menjelaskan, ganja yang dipasok dari Aceh ini diamankan tim Satlantas Polres Pasaman di Muaro Cubadak, Kecamatan Rao sekitar pukul 14.15.

Penangkapan puluhan paket ganja ini berawal saat Satlantas Polres Pasaman melakukan razia rutin di lokasi penangkapan.

“Ketika kami sedang razia, melintas mobil Avanza dengan nomor polisi B 1036 KKO. Lalu diberhentikan oleh anggota kami. Karena tidak bisa menunjukan surat-surat, kami pun melakukan pemeriksaan dan ditemukan ganja yang dipaket-paket dalam kardus mie,” kata Iptu Fion.

Disebutkannya, pelaku mengaku ganja ini sengaja dijemput ke Aceh. Rencananya ganja ini bakal diedarkan ke Pariaman. Disinyalir kelima pelaku memiliki peran masing-masing. Mulai dari sopir, penunjuk arah penjemputan hingga petunjuk pengedaran atau pembongkaran barang pasca penjemputan.

“Awalnya kelima tersangka ini berangkat pada Kamis (17/5) dari Solok. Setelah beberapa hari perjalanan mereka sampai di lokasi penjemputan dan langsung putar arah membawa ganja kembali ke Sumbar, namun berhasil kami hentikan di Muaro Cubadak,” tukas Ipda Yeni.

Lebih lanjut, Kasatnarkoba Polres Pasaman menjelaskan, usai pemeriksaan sementara, para pelaku mengaku pesanan ganja ini dikendalikan dari salah seorang napi di Lembaga Permasyarakatan (LP) Solok.

“Ini yang bakal kami telusuri. Serta siapa saja dan apa peran pasti masing-masing pelaku. Pastinya pelaku Hendra Pepiyanto merupakan target operasi kami. Ia sering kali berperan sebagai mata-mata jalanan bagi pelaku peredaran narkoba. Informasi apakah ada razia atau tidak di Pasaman, dibocorkan oleh Hendra,” tukas Roni. (candra)