Padang  

Penuhi Air Bersih untuk Pelayanan Publik, Perumda AM Padang Kerahkan 10 Mobil Tangki

Warga memanfaatkan air dari mobil tanki saat pasokan air Perumda AM berkurang karena kemarau, Kamis (19/10/2023).Ist

PADANG – Guna memenuhi air bersih untuk pelayanan publik, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang suplai dengan movbil tanki. Suplai tersebut diambil dari sumber air sumur bor yang ada di Kampung Kalawi dan Lolong Karan, Kota Padang.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal menyampaikan, seiring terhentinya seluruh Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perumda AM Padang, maka kebutuhan air pada pelayanan publik disuplai melalui mobil tanki.

“Jadi untuk pelayanan publik seperti rumah sakit, kita tetap upayakan pelayanan mengirimkan mobil tanki,”ungkapnya, Jumat (28/11/2025).

Dikatakannya, Perumda AM Kota Padang mengerahkan 10 mobil tangki. Lima unit mobil Perumda AM Padang dan lima lagi bantuan pihak lain yakni BPBD Kota Padang dan provinsi, PMI, Damkar dan BPBPK.

Baca Juga  Padang Siap Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2022

“Lima mobil berasal dari Perumda AM Padang dan beberapa lagi bantuan dari instansi lain seperti PMI, BPBD Kota Padang dan provinsi. Ada pula bantuan adan Dinas PU, BPBPK dan Damkar,” ujarnya didampingi Humas Perumda AM Padang, Adhie Zein.

“Seluruh pendistribusian air tangki dialokasikan untuk rumah sakit, daerah terdampak banjir bandang dan area pelayanan publik lainnya,” tambah Adhie.

Ia menjelaskan, hingga saat ini, hujan masih berlangsung dan setiap kali hujan berhenti, petugas langsung berupaya membersihkan semua material yang menumpuk di intake, meski setelah itu akan tertimbun kembali

Baca Juga  HUT Kota Padang ke-353, Sejumlah Tokoh Terima Pin Emas

“Upaya pembersihan intake terus dilakukan. Tak pernah lelah mengulang pekerjaan yang dirasa mubazir, karena setiap kali dibersihkan, setiap kali pula tertimbun kembali. Namun, hal ini harus dilakukan dengan harapan dampak hujan tidak seperti saat sebelumnya dan pelayanan kembali membaik,” jelas Adhie Zein.

“Pendistribusian air tangki diutamaka untuk rumah sakit, kawasan terdampak banjir bandang dan area pelayanan publik lainnya,” ujarnya. (yuke)