Pemko Segera Relokasi Pasar Payakumbuh 

 

PAYAKUMBUH – Janji pemerintah daerah untuk merelokasi pasar bertingkat blok barat Kota Payakumbuh pasca kebakaran hebat yang melanda 26 Agustus 2025 lalu akan segera direalisasikan. Dimana Pemko Payakumbuh mulai menata tempat relokasi bagi para pedagang korban kebakaran hebat yang melanda Pasar Payakumbuh beberapa hari lalu itu.

Walikota Payakumbuh, Zulmaeta bersama Wakil Walikota, Elzadaswarman, sekretaris daerah, asisten, staf ahli, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau sekaligus melakukan pemancangan lokasi relokasi, Kamis (28/8) kemarin. Berdasarkan pendataan, ada sebanyak 262 toko, 48 kios, serta 237 palung dan lapak pedagang kaki lima yang akan dibangun di tempat relokasi.

Untuk menampung pedagang terdampak, Pemko Payakumbuh menyiapkan 120 unit tempat relokasi di sepanjang Jalan Sutan Usman. Sementara sisanya akan ditempatkan di kawasan eks terminal belakang Pos Kota sampai ke arah Nunang. “Pembagian tempat nanti tetap mengedepankan asas keadilan. Nanti akan dilakukan lotting (diundi) untuk menentukan lokasi,” ujar Zulmaeta.

Baca Juga  Ratusan Botol Miras Kembali Disikat Tim 7 Payakumbuh

Ia menegaskan pembangunan lokasi relokasi dilakukan sesuai kemampuan keuangan daerah, namun tetap nyaman untuk ditempati. Khusus di kawasan Jalan Sutan Usman, desain penempatan kios dipastikan tidak mengganggu akses jalan dan arus lalu lintas. “Harapan kita ini cepat selesai, sehingga pedagang terdampak bisa kembali beraktivitas dan ekonomi masyarakat kembali bangkit,” tambahnya.

Kepada para korban kebakaran, Zulmaeta menyampaikan rasa duka dan dukungan penuh dari pemerintah daerah. “Kami memahami betul beratnya musibah ini. Pemko akan terus berupaya hadir memberikan solusi terbaik. Kami mohon para pedagang tetap tabah dan sabar. Mari kita jadikan musibah ini sebagai bahan untuk bisa lebih maju lagi di masa yang akan datang,” katanya.

Baca Juga  RakorTPPS Tahap IV Kota Payakumbuh Dihelat

Sementara itu, Wakil Walikota Payakumbuh Elzadaswarman, menambahkan, Pemko Payakumbuh akan terus berupaya memastikan seluruh pedagang mendapat tempat relokasi yang layak. “Kita ingin pedagang tetap bisa berjualan dengan nyaman sambil menunggu pembangunan kembali pasar yang terbakar. Relokasi ini adalah solusi sementara, agar roda perekonomian masyarakat tidak terhenti,” ucapnya.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, mengatakan, Pemko akan mengawal proses relokasi hingga selesai. “Kami terus berkoordinasi dengan OPD teknis, termasuk penataan lapangan dan sarana pendukung seperti listrik serta air. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera dimanfaatkan,” pungkasnya. (bul)