Pemko Payakumbuh Beri Bimtek SMKK

Payakumbuh – Bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Pemko Payakumbuh melalui dinas terkait menggelar Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) tahun 2022. Kegiatan itu digelar selama lima hari, di salah satu hotel di kota itu.

Kepala Dinas PUPR Muslim, kepada wartawan, Selasa (15/11), mengatakan, jumlah peserta sebanyak 35 orang yang merupakan perwakilan perusahaan konstruksi dan tenaga teknis OPD. Dengan narasumber Sutria dari Payakumbuh, Sutjipto dari Dirjen Bina Konstruksi Kementrian PUPR, Mushanif dari Jakarta, serta BPJS ketenagakerjaan. Selain itu, hadir juga pengawas Fahmi Rizal, dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh.

Menurutnya, berdasarkan Undang-undang Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017 Pasal 70 mengatur bahwa setiap pekerja konstruksi yang bekerja di sektor konstruksi, waiib memiliki sertifikat kompetensi kerja dan pemerintah terus melakukan percepatan sertifikasi. “Saat ini tenaga kerja bersertifikat di Kota Payakumbuh baru mencapai 24 persen dari 1.025 tenaga konstruksi. Salah satu sertifikasi yang dilakukan adalah pelatihan dan sertifikasi SMKK. Setelah tahun-tahun sebelumnya kita melakukan fasilitasi terhadap tukang, tenaga terampil jalan, tenaga terampil sumber daya air dan tenaga terampil gedung,” ujarnya.

Baca Juga  Walikota Rida Hadiri Musrenbang Payakumbuh Selatan

Selain itu, Muslim menyebut sasaran bimtek ini adalah peserta dapat mengaplikasikan SMKK dalam setiap tahapan pelaksanaan konstruksi. Nantinya peserta akan diberikan materi tatap muka dalam ruangan dan tinjauan ke lapangan di lokasi yang sedang ada proses pekerjaan konstruksi di Kota Payakumbuh.

“Output dari kegiatan ini, pekerjaan konstruksi di Kota Randang dapat memenuni standar keamanan, keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan pada SMKK. Selain itu, menjamin keselamatan keteknikan konstruksi, keselamatan dan kesehatan kerja keselamatan publik dan keselamatan lingkungan,” tambahnya.

Sebelumnya, Asisten II Setdako Payakumbuh Elzadaswarman, yang membuka secara resmi kegiatan itu, mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menyamakan persepsi untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan maupun penyakit akibat kerja serta untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien, dan produktif.

Baca Juga  PB Patas II Piala Bergilir Edward DF, Juara Bertahan Tumbang

“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan SMKK ini, peserta mampu meningkatkan keterampilan dan keahlian melaksanakan norma K3 dalam pelaksaan konstruksi bidang PUPR serta meningkatkan kemampuan serta keahlian dalam pembinaan dan pengawasan norma K3 Konstruksi bidang PUPR,” ucap pria yang akrab dengan sapaan Om Zet itu.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan karena pembangunan di daerah terus berkembang. Bahkan konstruksi yang besar saat ini, masih sementara dibangun yakni pembangunan jembatan dan gedung OPD. “Kita juga saat ini masih sementara membangun jembatan-jembatan untuk keselamatan kerja. Oleh karena itu, apa yang dilaksanakan oleh balai jasa konstruksi ini sangat penting karena untuk menyiapkan para pengusaha kita agar supaya punya manajemen terhadap keselamatan kerja,” ungkapnya. 207