Pemko Gelar Bimtek Peta Proses Bisnis

Payakumbuh – Dalam rangka menyusun peta proses bisnis Pemko Payakumbuh, sebagai tindak lanjut PermenPan Nomor 19 Tahun 2018 tentang Penyusunan Proses Bisnis Pemerintah yang mengamanatkan seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah untuk menyusun peta itu, Pemko Payakumbuh gelar bimbingan teknis (Bimtek). Kegiatan itu digelar di Aula Ngalau Indah lantai III kantor balaikota Payakumbuh, Senin (6/3).

Pelatihan bagi para pegawai perangkat daerah Kota Payakumbuh itu, dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber yang mumpuni dari KemenPan Reformasi Birokrasi selama dua hari bersama seluruh tim building penyusunan peta proses bisnis dan standar operasional prosedur di lingkungan Pemko Payakumbuh.

Asisten III Setdako Payakumbuh Ifon Satria, membuka kegiatan itu, didampingi Kabag Organisasi David Bachri. Dalam sambutannya, Ifon Satria mengatakan, penyederhanaan organisasi atau penyederhanaan birokrasi hakikatnya merupakan bentuk efisiensi dan efektivitas dalam sebuah pelayanan publik. “Penyederhanaan ini tidak cukup jika dilakukan dengan melakukan penataan struktural, tetapi juga dibutuhkan penguatan kembali proses bisnis dan budaya birokrasi sebagai pondasi reformasi birokrasi,” ujarnya.

Baca Juga  Payakumbuh Komit Kendalikan Inflasi

Menurutnya, terdapat lima hal yang perlu dilakukan dalam penyederhanaan birokrasi. Masing-masing kebijakan penyederhanaan birokrasi harus melibatkan kolaborasi berbagai pihak, utamanya pimpinan instansi. Perlu adanya dukungan penuh dari berbagai pihak terkait. Kemudian kebijakan penghapusan jabatan struktural pada jabatan administrasi harus diikuti dengan perubahan atau penyesuaian proses bisnis.

“Yang ketiga adalah penataan struktur organisasi pada kementerian, lembaga dan daerah harus sesuai dengan tugas, fungsi dan kebutuhan, sehingga tidak terjadi duplikasi. Selanjutnya adalah tujuan utama penyederhanaan birokrasi bukan hanya pada peralihan jabatan saja, namun harus menjadi perubahan mindset (pola pikir) terkait profesionalitas, kecepatan dan efisiensi kerja. Penyederhanaan birokrasi, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik harus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi,” tambahnya.

Baca Juga  Payakumbuh Meretas Kembali Temali Sejarah Yang Terputus Dengan Nantong

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dengan pelaksanaan pelatihan dan supervisi peta proses bisnis di lingkungan Pemko Payakumbuh dapat terwujud dan menjadi acuan bagi seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan Payakumbuh menjadi lebih baik. “Itulah harapan kita bersama, agar apa yang telah kita terima dalam bimtek ini, bisaa diaplikasikan. Sehingga bisa mewujudkan Payakumbuh menjadi lebih baik lagi kedepan seperti keinginan bersama bisa tercapai,” pungkasnya. 207