Payakumbuh – Perencanaan anggaran daerah tidak bisa lahir di tengah jalan. Sebab penganggaran itu butuh perencanaan dan penggusulan. Untuk itu, semua OPD agar bisa menindak lanjuti pelaksanaan asistensi pergeseran anggaran. Disegerakan untuk ditindak lanjuti, karena berdampak pada pencairan anggaran dan korelasinya dengan serapan anggaran.
Plt. Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Dafrul Pasi, menyampaikan hal itu, saat memimpin apel Aparatur Sipil Negara (ASN), di halaman kantor balaikota Payakumbuh, Rabu (17/5). Menurutnya, himbauan itu merupakan langkah yang harus segera dialkukan oleh OPD di lingkungan Pemko Payakumbuh, karena berdampak pada pencairan anggaran dan korelasinya dengan serapan anggaran.
“Kita mengejar target serapan anggaran. Karena pada triwulan pertama ini baru 18,6 persen, dari targetnya kita minimal 20 persen. Saat ini juga adanya perubahan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) menjadi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD),” ujarnya.
Dafrul juga berharap kedepan, agar jajaran tidak lagi ragu dengan pelaksanaan anggaran. Karena ada ketentuan yang perlu ditindaklanjuti. “Maksimalkan apa yang direncanakan dan selalu belajar untuk lebih sempurna bekerja dalam pelaksanaan anggaran. Sehingga pergeseran anggaran yang dilakukan benar-benar urgent. Prediksi harus maksimal, sehingga di pergeseran kita betul-betul mengeksekusi kegiatan yang mendesak. Perencanaan anggaran tidak bisa lahir di tengah jalan, karena sudah ada sistem yang mengatur,” pungkasnya. 207












