AGAM – Syafrida (67), warga Jorong Kubang Duo Koto Panjang, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, yang dilaporkan hilang sejak Rabu (5/8), akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Kamis (6/8) sekitar pukul 10.15 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi lemas di kawasan hutan pinus lereng Gunung Marapi, sekitar 1,5 kilometer dari Tabek Gadang, Jorong Batang Silasiah.
Informasi di lapangan menyebutkan, keluarga melaporkan Syafrida tidak kunjung pulang ke rumah sejak Rabu pagi. Setelah laporan diterima, warga bersama unsur terkait segera melakukan pencarian karena korban diduga berjalan ke arah Gunung Marapi.
Pengurus Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Bukik Batabuah, Syahril Ramadhan didampingi Agus Nardi Tengku, mengatakan tim pencarian terdiri dari personel Basarnas, Bhabinkamtibmas Polsek Ampek Angkek Canduang, Babinsa Koramil Biaro, anggota KSB, pemuda, masyarakat, serta aparatur Pemerintah Nagari Bukik Batabuah.
Tim menyisir kawasan Tabek Gadang hingga ke arah lereng Gunung Marapi sebelum akhirnya menemukan korban di bawah pohon pinus.
“Korban ditemukan dalam keadaan lemas sekitar 1,5 kilometer dari Tabek Gadang,” ujar Agus Nardi Tengku.
Setelah ditemukan, tim langsung mengevakuasi Syafrida menggunakan tandu darurat yang dibuat dari kain sarung menuju Tabek Gadang, lokasi ambulans telah bersiaga. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Sebelumnya, Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus, mengungkapkan berdasarkan laporan yang diterimanya, Syafrida terakhir terlihat sekitar pukul 05.36 WIB mengenakan gamis berwarna hitam kehijauan dan berjalan seorang diri menuju Tabek Gadang, Jorong Batang Silasiah.
Meski sempat diingatkan warga agar tidak melanjutkan perjalanan ke arah hutan, korban tetap berjalan hingga akhirnya dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian selama sekitar satu hari satu malam. (Kas)












