Naufal Hashif Ajda; Kenshi Berprestasi Bercita-cita jadi Polisi

 

Solok- Naufal Hashif Ajda (16), atlet beladiri kempo pemegang sabuk biru (Kyu II) yang banjir medali tersebut punya impian kelak menjadi polisi.

Impian jadi seorang abdi negara yang diakui, siswa kelas X2 SMA N1 Kubung tersebut terobsesi mengikuti jejak dari sang ayah.

Ayah yang dinilainya punya andil besar membentuk pribadi sebagai lelaki yang tumbuh penuh disiplin dan bertanggung jawab hingga bertabur prestasi.

Sangat disadarinya pula, berangkat dari didikan sang ayah yang juga saroji kempo itupulah beragam mendali dari olahraga beladiri Kempo berhasil ia dapat.

Pada Jumat (20/12) lalu dalam acara penyerahan lapor anak pertama dari pasangan ayah Aipda Rusvin Yunandar, SH dan ibu Syarifa Rahayu Amd Keb tersebut menerima penghargaan dari sekolah.

Penghargaan yang turut juga diterima siswa berprestasi lainnya. “Penghargaan ini kami berikan kepada sejumlah anak didik kami yang berprestasi bentuk suport sekaligus apresiasi sekolah atas pencapaian yang diraih peserta didik disini,” kata Kepala Sekolah Aurora Rustam, S.Pd didampingi Wali Kelas X2, Dra. Eka Christina.

Baca Juga  Borong Tujuh Medali Emas, Bungtekab Rajai Cabor Kempo

Menurut Aurora Rustam, penghargaan dan sedikit uang saku yang diberikan sekolah kepada siswa berprestasi di sekolah yang ia pimpin diharapkannya menjadi penyemangat bagi siswanya.

“Yang kami berikan dari sekolah tidak seberapa nilainya, namun dengan hal ini kami berharap menjadi pemantik agar siswa lebih bersemangat lagi kedepannya,” tambahnya.

Sementara itu, Naufal menyebutkan di samping adanya peran dari orang tua disadari apa yang dia capai tak luput juga adanya suport dari pihak lain termasuk guru disekolah, pelatih dan sebagainya.

Dia berharap, tahun depan bisa mengikuti kejuaraan yang lebih tinggi seperti ajang Popnas.

“Semoga tahun depan diberi kesempatan mengikuti Popnas,” kata Naufal penuh harap.

Lebih jauh, remaja berzodiak Libra itu menceritakan, beladiri dari negeri sakura itu pertama kali diperkenalkan oleh ayahnya tahun 2019 lalu. Saat itu usianya masih 9 tahun.

Baca Juga  Meriahkan HJK ke-356, Ratusan Atlet Kempo Siap Bertarung di Wali Kota Cup Padang 2025

“Masih SD kelas 4,” pungkas Naufal.

Dijelaskan, adapun kejuaraan yang pernah diikutinya dalam beladiri kempo yakni Kejurda Payakumbuh, Kejurda Imah Bekasi, Kejurda Mandalika, Kejurda Kota Padang.

Dalam sejumlah kejuaraan itu beberapa mendali berhasil dibawa pulang mulai dari mendali perunggu, perak dan mendali emas.

Lebih jauh tutur saudara laki -laki dari Adzra Aqila (13) dan Raditiya Pradipta (9), dia harus pandai-pandai mengatur waktu, antara latihan dan sekolah.

“Sekolah tetap harus diutamakan,” ungkapnya.

Sementara itu, ayahnda Aiptu Rusvin mengaku bersyukur dengan capaian yang diraih Naufal baik dalam prestasi beladiri kempo maupun dalam prestasi akademik disekolah.

Dikatakannya, tidak hanya Naufal, kedua adik Naufal, saudara perempuan dan laki-laki yang paling kecil juga atlet kempo, yang dalam beberapa kejuaraan juga berhasil mempersembahkan mendali didunia beladiri. (oky