Mochammad Abdi Jadi Pjs. Dekan Pariwisata UM Sumbar, Targetkan Akreditasi Unggul dan Program Satu Jorong Satu Sarjana

BUKITTINGGI – Fakultas Pariwisata Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat resmi memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Muhammad Abdi. Mengemban amanah sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Dekan, Abdi langsung tancap gas dengan mematok sejumlah target ambisius yang harus dicapai dalam enam bulan ke depan.

Fokus utama kepemimpinannya terletak pada dua pilar, yaitu peningkatan kualitas mutu melalui akreditasi dan ekspansi kuantitas mahasiswa melalui program inovatif yang menyentuh akar rumput.

Salah satu target paling krusial adalah menaikkan status akreditasi Program Studi Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata. Saat ini, kedua prodi tersebut telah mengantongi predikat “Baik Sekali”. Abdi menargetkan lompatan besar menuju akreditasi “Unggul”.

“Tim penyusun dokumen sudah disiapkan. Kami menargetkan seluruh berkas rampung pada pertengahan Mei dan harus sudah diunggah ke portal BAN-PT pada Juni mendatang,” tegasnya Muhammad Abdi saat menggelar silaturahmi dengan wartawan, Selasa (14/4).

Menurutnya, pencapaian akreditasi “Unggul” akan menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam memberikan pelayanan pendidikan berstandar nasional tertinggi di Sumatera Barat.

Baca Juga  UM Sumbar Terpilih Jadi Penyelenggara Program Pengembangan SDM Perkebunan Nasional 2026

Di sisi lain, untuk meningkatkan jumlah mahasiswa, Muhammad Abdi meluncurkan visi strategis bertajuk “Satu Jorong, Satu Sarjana Pariwisata”. Program ini bertujuan untuk menempatkan setidaknya satu putra-putri terbaik dari setiap dusun (jorong) atau nagari di Sumatera Barat untuk mengenyam pendidikan tinggi pariwisata.

Untuk mewujudkan hal ini, fakultas menggandeng berbagai pihak mulai dari Pemerintah Daerah, pelaku industri, hingga Forum Wali Nagari. Strategi ini juga didukung oleh skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang memungkinkan para praktisi atau pekerja pariwisata mengonversi pengalaman kerja mereka menjadi sks akademik melalui sistem perkuliahan daring yang fleksibel namun tetap berkualitas.

Selain itu, guna memotivasi sinergi dengan berbagai pihak, Fakultas Pariwisata UM Sumbar juga menawarkan skema apresiasi yang luar biasa. Siapa pun yang berhasil merekomendasikan calon mahasiswa baru akan diberikan reward menarik berdasarkan jumlah yang dicapai.

Baca Juga  Pemkot Bukittinggi Gelar Operasi Pasar Jelang Ramadhan

“Kami menyediakan berbagai penghargaan, mulai dari uang tunai, paket perjalanan wisata ke tiga negara, tur ke Turki, hingga ibadah Umrah. Penghargaan ini juga bisa diuangkan jika penerima berhalangan berangkat,” jelas Abdi.

Prioritas Beasiswa Tetap Terjaga

Meski agresif dalam mengejar target jumlah mahasiswa, Abdi menjamin bahwa akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu tetap menjadi prioritas utama. UM Sumbar terus membuka berbagai jalur beasiswa untuk memastikan tidak ada generasi muda yang terkendala biaya dalam meraih cita-cita di sektor pariwisata.

“Kami ingin Fakultas Pariwisata UM Sumbar bukan hanya sekadar tempat belajar, tapi menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui sumber daya manusia yang kompeten dan unggul,” pungkasnya.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan jalur beasiswa, pihak kampus telah membukanya secara transparan melalui laman resmi di pmb.umsb.ac.id. (gdo)