Batusangkar — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke lokasi rencana pembangunan Sabo Dam di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (3/5).
Kunjungan ini turut didampingi oleh Anggota DPR RI Andre Rosiade dan Zigo Rolanda, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, serta Wakil Gubernur Audy Joinaldy.
Dalam kunjungannya, Menteri PU menyampaikan bahwa pada tahun 2025, pemerintah akan membangun sebanyak 9 unit Sabo Dam di Sumatera Barat, yakni 6 di Kabupaten Tanah Datar dan 3 di Kabupaten Agam.
“Enam unit Sabo Dam akan dibangun di Tanah Datar, masing-masing menelan biaya sekitar Rp25 miliar. Kami berharap pembangunan ini mampu melindungi masyarakat dari potensi bencana galodo (banjir bandang dan material vulkanik),” ujar Dody.
Ia menambahkan, menyusul kondisi Gunung Marapi yang masih aktif, pembangunan sabo dam akan segera dimulai beberapa hari ke depan.
“Melihat potensi ancaman bencana akibat aktivitas vulkanik Gunung Marapi, kami percepat pelaksanaannya agar bisa segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengapresiasi dukungan pemerintah pusat. Ia menyebut, dari lebih dari 40 kebutuhan sabo dam di wilayahnya, sebanyak 6 unit telah disetujui untuk dibangun tahun ini.
“Keenam sabo dam tersebut terdiri dari tiga unit di aliran Batang Malana, dua di Batang Anai, dan satu di Batang Pagu-pagu,” jelas Eka.
Selain itu, Bupati juga menginformasikan bahwa sebanyak 60 unit rumah relokasi terpadu untuk korban banjir bandang dan galodo telah selesai dibangun di Rambatan, dan siap diserahkan kepada masyarakat.
“Rumah-rumah tersebut diperuntukkan bagi korban terdampak yang telah bersedia direlokasi. Untuk relokasi mandiri, pembangunannya masih terus berjalan,” ungkapnya.
Eka Putra juga menyinggung kondisi jalan provinsi yang rusak parah di beberapa akses masuk ke Tanah Datar. Ia berharap kunjungan Menteri PU dapat menjadi momentum untuk mempercepat perbaikan infrastruktur tersebut.
“Dari delapan akses jalan masuk ke Tanah Datar, hampir semuanya dalam kondisi rusak. Dengan kehadiran Pak Menteri, kita berharap ada solusi cepat, termasuk dukungan dari anggota DPR RI Andre Rosiade dan Zigo Rolanda untuk membantu percepatan perbaikannya,” tutup Bupati. ( ydi)












