Ia juga mengapresiasi usulan dan rencana Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam pembangunan Taman Pemuda dan Olahraga serta fasilitas olahraga lainnya sebagai kanal bagi atlet-atlet muda untuk menyalurkan bakatnya ke depan.
Terkait usulan pembangunan taman pemuda dan fasilitas olahraga termasuk Stadion di GOR Sport Center Dharmasraya. Menurutnya, Pemerintah Pusat melalui Kemenpora berkomitmen untuk membantu dan mengkoordinasikan hal tersebut.
“Untuk perbaikan, kita siap mengawal rencana bupati sampai terwujud. Karena saya lihat ini lintas sektor, tentu kita perlu komunikasi lebih lanjut dengan kementerian terkait,” terangnya.
Dalam kunjungannya, menpora tidak menyangka terdapat fasilitas olahraga yang begitu megah di Dharmasraya, salah satunya Stadion Sepak Bola dengan kapasitas penonton mencapai 13 ribu penonton.
“Tentu fasilitas yang sudah ada ini harus dijaga dan kembangkan ke depannya,” katanya.
Menpora pun mengapresiasi para orang tua yang ikut serta mendampingi anak-anak mereka pada Parade Talenta Olahraga Dharmasraya 2025. Menurutnya, tanpa dukungan orang tua anak tidak akan leluasa dalam mengembangkan bakatnya.
Sementara itu, Bupati Annisa Suci Ramadhani menyampaikan terimakasih atas kunjungan Menpora Dito Ariotedjo ke Dharmasraya untuk melihat sarana dan prasarana olahraga serta bertemu dengan ribuan atlet muda di daerah itu.
Ia berharap kunjungan Menpora memiliki dampak positif untuk perkembangan atlet dan sarana dan prasarana olahraga di Dharmasraya. Dalam kesempatan itu Bupati Annisa juga menyampaikan bagaimana semangat berolahraga masyarakat Dharmasraya kepada Menteri.
“Intinya hari ini kita apresiasi kunjungan pak menteri dan wagub dalam melihat semangat pemuda Dharmasraya. Terkait dengan anggaran usulan kita, tadi saya juga sudah diskusi dengan pak menteri, karena ini melibatkan lintas sektor tentu kita akan meminta petunjuk kembali bagaimana nanti ke depannya,” terangnya.
Ia menambahkan, yang jelas berkaitan dengan pembangunan fisik tentu tidak bisa dilakukan secara buru-buru apalagi berkaitan kebutuhan dana pembangunan anggaran fisik.
” Pembinaan atlet dan pengembangan fasilitas olahraga termasuk di antara program unggulan Annisa-Leli. Bersama kita wujudkan,” pungkasnya.
Kemudian Mamak Suku Malayu Kampuang kaluai, di Ranah Batanghari Dharmasraya, Rijal Imami mengatakan, separoh lebih penduduk Dharmasraya dapat di kelompokan kepada generasi muda.
“Mereka itu anak dan kemenakan kita. Perlu sokongan semua elemen masyarakat untuk memangku dan membimbing mereka agar bersosialisasi dilingkungan yang sportif dan menuai prestasi sekaligus, olahraga adalah lingkungan yang tepat untuk mendorong hal tersebut
Kita sering dikejutkan dan terkadang saling lempar tanggung jawab, apabila ada muncul info kenakalan remaja atau semacamnya. sebenarnya, kalau di putar kasetnya kebelakang anak kemanakan itu tanggung jawab kita untuk memangku dan membimbing nya, apa lagi kita laki-laki yang baligh dan berakal mengemban tugas sebagai mamak dan atau sebagai tungganai rumah setidaknya, kita maksimalkan tugas kita untuk mendorong kegiatan positif anak kemanakan termasuk giat berolahraga, tinggal mendorong, karena semangat mereka sudah kita tengok tadi. Ribuan atlet dan suporter serta orang tua dan masyarakat tumpah ruah di sport center,” terangnya.
Menurutnya, dengan adanya kunjungan Menpora, Dito Ariotedjo dan Wagub, Vasko memenuhi permintaan Bupati dharmasraya.
“Kita berharap ada perhatian lebih terhadap sarana dan pra sarana olahraga di Dharmasraya nantinya untuk gelanggang bermain anak kemenakan kita,” pungkasnya. ( roni )












