BATUSANGKAR -Masyarakat dan perantau Jorong Padang Kunyik Nagari Bungo Tanjung berhasil membangun rumah tahfidz, yang diberi nama Baitul Huffazh.
Kemarin Bupati Eka Putra datang meresmikan rumah tahfidz ini bersama Anggota DPRD Yonnarlis, Ketua TP-PKK sekaligus Bunda Tahfidz Ny. Lise Eka Putra, Plt Asisten Administrasi Umum Dedi Tri Widono, Kepala Dinas Sosial P3A Hendra Setiawan, Camat Batipuh Rifka Akbar, Wali Nagari Bungo Tanjung Yudistira, tokoh masyarakat dan perantau.
Ia berharap rumah tahfidz yang dibangun berkat kolaborasi ranah dan rantau ini mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda dalam mempelajari dan menghafal Alquran sekaligus mendukung Program Satu Rumah Satu Hafizh yang digagas Pemkab.
“Rumah tahfidz merupakan salah satu sarana bagi generasi muda untuk menimba ilmu Alquran dan menjadi hafizh. Saya mengapresiasi Rumah Tahfidz Baitul Huffazh yang telah mendukung Program Satu Rumah Satu Hafizh,” katanya.
Menurut Eka, peresmian rumah tahfidz tersebut menjadi harapan baru dalam upaya menyelamatkan generasi muda dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Dengan diresmikannya rumah tahfidz ini, kita berharap Nagari Bungo Tanjung senantiasa mendapat rahmat dari Allah SWT. Saat ini sudah ada 338 rumah tahfidz yang terdaftar dan teregistrasi di Tanah Datar. Selain itu, terdapat 7.221 rumah yang memiliki anggota keluarga hafizh dan lebih dari 25.000 anak penghafal Alquran yang telah terdata,” ujarnya.
Eka Putra menilai perkembangan teknologi saat ini turut menghadirkan tantangan besar terhadap pembinaan moral generasi muda. Karena itu, peran orang tua dan lembaga pendidikan keagamaan dinilai sangat penting.
Menurutnya, keberadaan rumah tahfidz menjadi salah satu langkah strategis untuk membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif sekaligus membentuk karakter yang berakhlak dan beriman.
Pnggagas Rumah Tahfidz Baitul Huffaz Alfiadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Tanah Datar yang telah hadir meresmikan rumah tahfidz tersebut.
Ia mengatakan, pendirian rumah tahfidz dilandasi niat bersama untuk mendukung program pemerintah daerah dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an.
“Alhamdulillah pembangunan fisik sudah selesai. Saat ini telah terdaftar sebanyak 39 santri. Namun kami masih membutuhkan dukungan sarana dan prasarana untuk menunjang proses belajar mengajar,” katanya.
Pada kesempatan yang sama Wali Nagari Bungo Tanjung, Yudistira, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas diresmikannya Rumah Tahfidz Baitul Huffazh ini oleh Bupati Eka Putra.
Ia menyebutkan berdirinya Rumah Tahfidz Baitul Huffazh ini merupakan wujud kepedulian masyarakat dan para perantau terhadap pendidikan keagamaan, sehingga dapat melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia dan mampu menjadi kebanggaan nagari di masa mendatang. (ydi)
Peresmian rumah tahfidz Baitul Huffazh. (ist)












