Masyarakat Campago Selatan Padang Pariaman Goro Bersihkan Drainase

Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat Bersama Ketua DPRD, Aprinaldi ketika turun melihat aktivitas masyarakat di Campago Selatan, kecamatan V Koto Kampuang Dalama sedang bergotong-royong membersihkan drainase yang tertimbun sendimen. (Humas)

PARIK MALINTANG – Masyarakat Campago Selatan, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Rabu (27/8) kemarin, bergotong-royong membersihkan drainase yang sudah lama tidak terawat. Karena beratnya pekerjaan, pemerintah daerah pun turun, membantu dengan alat berat.

Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat dan Ketua DPRD, Aprinaldi sempat turun melihat aktivitas masyarakat tersebut. Kedatangan Wabup dan Ketua DPRD itu disambut camat bersama sejumlah pemuka masyarakat setempat.

Kepada Wabup, masyarakat setempat mengakui drainase itu tidak pernah dibersihkan sejak 2012. Sudah 13 tahun. Karenanya sendimennya tinggi hingga sering memicu terjadinya banjir.

Baca Juga  Kemendikbud Akui Basapa Sebagai Warisan Kebudayaan Non Benda

Melihat semangat dan kekompakan masyarakat bergotong-royong, Wabup senang. Ia mengapresiasi kegiatan gotong-royong tersebut. “Ini patut dicontoh dan dibudayakan kembali oleh masyarakat yang lain,” katanya.

“Kami berharap pembersihan saluran ini dapat mengurangi risiko banjir sekaligus memperlancar pengairan sawah masyarakat. Dengan begitu, produktivitas pertanian juga bisa meningkat,” ulas Rahmat Hidayat.

Sementara Camat V Koto Kampung Dalam, Firman Suheri menjelaskan, pembersihan dilakukan sepanjang jalur dari Korong Toboh Kuranji hingga Korong Tigo Palanggaran, termasuk jalan menuju SPP. Totalnya melewati enam korong: Toboh Kuranji, Toboh Tangah, Simpang IV Pancahan, Simpang Tigo Palanggaran, Simpang Setia, dan Toboh Baruah.

Baca Juga  Polisi Temukan Cangkul dan Celana Galembong Nia

Proses pembersihan diperkirakan berlangsung selama satu minggu ke depan.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelancaran saluran air, sebagai langkah nyata dalam mengurangi risiko bencana di musim penghujan. Demikian Diskominfo merilis. (dmn)