Mahasiswa KKN UNP Tingkatkan Literasi Digital Masyarakat Nagari Balai Baiak Malai III Koto 

 

PADANG PARIAMAN – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara aman dan bijak menjadi kebutuhan yang semakin penting. Menyadari hal tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital Secara Aman dan Bijak di Aula Kantor Wali Nagari Balai Baiak Malai III Koto, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan literasi digital masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara aman, bijak, dan bertanggung jawab, serta lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan digital dan penyalahgunaan data pribadi.

Pelatihan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN UNP dalam mendukung penguatan ekosistem digital nagari. Sasaran kegiatan meliputi pemuda, pelaku UMKM, dan perangkat nagari. Namun, pelaksanaan kegiatan juga mendapat antusiasme dari masyarakat berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Sebanyak 30 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aktif.

Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kondisi masyarakat yang telah akrab menggunakan teknologi digital, khususnya aplikasi WhatsApp dan media sosial, tetapi belum sepenuhnya memahami cara memanfaatkannya secara aman. Sebagian masyarakat masih belum mengenal berbagai fitur keamanan yang tersedia, seperti verifikasi dua langkah, pentingnya menjaga kerahasiaan kode OTP, maupun cara melindungi data pribadi. Selain itu, meningkatnya penyebaran informasi palsu dan berbagai modus penipuan digital menunjukkan bahwa penguatan literasi digital menjadi kebutuhan yang semakin mendesak.

Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pengertian dan pentingnya literasi digital, pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan WhatsApp secara aman dan bijak, fungsi serta fitur-fitur WhatsApp, etika menggunakan WhatsApp, etika bermedia sosial, pengenalan hoaks, keamanan digital, perlindungan data pribadi, penggunaan kata sandi yang kuat, pentingnya menjaga kerahasiaan kode OTP, berbagai modus penipuan digital, hingga tips menggunakan internet secara aman. Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami konsep sekaligus praktik penerapannya.

Baca Juga  Magang di PT Paragon, Berikan Sensasi Dunia Kerja Sesungguhnya, Begini Pengakuan Peserta

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, sambutan Ketua Pelaksana, pelaksanaan pre-test, penyampaian materi, sesi praktik dan diskusi, post-test, serta ditutup dengan foto bersama. Pada sesi praktik, peserta didampingi untuk mencoba langsung beberapa fitur keamanan pada aplikasi WhatsApp dan berdiskusi mengenai berbagai kasus yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Suasana kegiatan berlangsung aktif dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta mengenai keamanan akun, perlindungan data pribadi, serta cara membedakan informasi yang benar dan hoaks.

Ketua Pelaksana kegiatan, Gizka Rahma Azzahra, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui upaya peningkatan literasi digital.
“Melalui pelatihan ini kami berharap masyarakat tidak hanya mampu menggunakan teknologi digital untuk berkomunikasi, tetapi juga memahami cara melindungi akun, menjaga data pribadi, serta lebih bijak dalam menyaring informasi yang diterima. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital secara lebih aman, bijak, dan bertanggung jawab,” ujar Gizka Rahma Azzahra.

Pelatihan ini memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan pemahaman peserta. Berdasarkan hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test, rata-rata nilai peserta meningkat dari 59,58 menjadi 80,83, dengan persentase peningkatan sebesar 35,66 persen. Hasil tersebut menunjukkan bahwa materi yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan teknologi digital secara aman dan bijak.

Baca Juga  Mahasiswa KKN UNP Hadirkan Rocket Stove sebagai Solusi Pembakaran Sampah Minim Asap di Nagari Sinyamu

Plt. Wali Nagari Balai Baiak Malai III Koto, Lukman, A.Md. mengatakan,
“Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat bagi masyarakat. Selama ini literasi digital masyarakat di Nagari Balai Baiak Malai III Koto memang masih perlu ditingkatkan. Melalui pelatihan yang menjadi salah satu program kerja adik-adik KKN UNP ini, masyarakat diharapkan semakin memahami cara menggunakan media digital dengan baik dan bijak, mampu membedakan informasi yang benar dan yang belum tentu kebenarannya, serta mengetahui konten yang pantas dan tidak pantas untuk disebarkan. Apalagi peserta yang hadir didominasi oleh anak-anak muda yang memang membutuhkan edukasi dalam menggunakan media sosial secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Antusiasme peserta juga terlihat selama sesi diskusi berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan terkait cara mengenali akun palsu, menghindari penipuan berkedok hadiah atau bantuan, menjaga keamanan akun WhatsApp, serta melindungi data pribadi ketika menggunakan media digital. Peserta juga mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai berbagai fitur keamanan yang sebelumnya belum pernah mereka manfaatkan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang berharap literasi digital masyarakat Nagari Balai Baiak Malai III Koto terus meningkat sehingga masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara lebih aman, cerdas, dan bertanggung jawab. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah nagari, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya digital yang positif serta mendukung terwujudnya nagari yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. (rel)