BUKITTINGGI – Selama libur lebaran Idul Fitri 1443 H, lalu lintas di Kota Bukittinggi penuh sesak. Ratusan hingga ribuan kendaraan pengunjung terpaksa antri untuk sampai ke objek wisata yang dituju, termasuk saat melewati jalan alternatif yang disiapkan Pemerintah Kota.
Tidak hanya jalan raya yang dipadati kendaraan, kantor parkir resmi yang disiapkan Pemko Bukittinggi juga padat, baik oleh kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Untuk menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Pemko mengimbau pengunjung agar memarkir kendaraannya di lokasi yang telah disiapkan.
Kepala Dishub Kota Bukittinggi Jon Feri kepada media menjelaskan, kendaraan luar Bukittinggi sudah diprediksi bakal memadati kota ini H-1 lebaran. Ternyata, memasuki H+1 hingga H+3 jumlah kendaraan semakin bertambah sehingga menuju pusat kota macet total.
“Seperti sudah diprediksi, setelah H+2 lebaran tahun ini lalu lintas di kota wisata ini sudah penuh sesak. Tidak jalan raya besar saja, jalur alternatif pun dipadati kendaraan,” ucap mantan Sekcam Guguk Panjang Kota Bukittinggi itu.
Terkait lokasi parker, Kadishub juga mengimbau pengunjung tidak memaksakan diri memarkirkan kendaraannya di pusat kota Jam Gadang. Namun, bisa memanfaatkan fasilitas parker tambahan seperti di SDN 02 Percontohan Atas Ngarai, SMPN 4 Panorama dan PDAM, kantor PU Binamarga, Sport Hall dan SDN 01 Benteng serta SMPN 1 Bukittinggi. (as)












