BATUSANGKAR – Lanjutan alek anak nagari pacu jawi digelar Sawah Subarang Koto Hiliang Sungai Tarab, Sabtu (7/1).
Puluhan pasang sapi pacuan meramaikan tradisi, yang disaksikan bule dan dipadati masyarakat di hamparan persawahan ini.
Wabup Richi Aprian membuka alekĀ didampingi Anggota DPRD Provinsi Arkadius Dt Intan Bano, dan Angota DPRD Tanah Datar Beny Apero, Yalpema Jurin dan Nurhamdi Zahari serta Camat Sungai Tarab Arianto.
Saat itu, Wabup menyebut bahwa pacu jawi ini sudah mendunia, ini terbukti dengan banyakny pencinta fotography dalam dan luar negeri yang datang untuk mengabadikan momen-momen menarik dalam pacuan jawi di lumpur sawah tersebut.
Wabup mengatakan, alek pacu jawi juga sebagai ajang silaturahmi, ini ditandai dengan banyaknya kehadiran tokoh dan anggota dewan.
“Tradisi ini sangat bermanfaat, selain meningkatkan harga sapi, pacu jawi juga menggerakan perekonomian masyarakat dengan berjualan kuliner tradisi,” kata Wabup
Ia juga sampaikan selamat datang pada wisatawan domestik dan mancanegara melalui biro perjalanan yang telah mengagendakan untuk menyaksikan alek pacu jawi di Tanah Datar.
Menurut Ketua Porwi Tanah Datar Dt. Indomo bersama Ketua Pelaksana Afrizal, alek pacu jawi di Koto Hilaing ini sudah 8 tahun tidak bisa dilaksanakan, karena terkendala air dan akses jalan.
Diutarakannya, sawah pacuan ini merupakan arena terbaik dan memiliki nilai sejarah, karena telah sangat lama digelar pacu di hamparan itu.
“Diawali jawi Kalupak Balang Puntuang kepunyaan Marpatiah dari Pariangan Padang Panjang dan berkembang pada tiga kecamatan dengan tujuan mengikat tali persatuan,” ucapnya. (ydi)












