PADANG -Besok Sabtu (23/7)Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar di gelar di aula Kantor Gubernur Sumbar di Padang, dua tokoh senior pers Sumbar akan bersaing ketat.
Keduanya adalah Dr. H.Basril Basyar yang akrab dipanggil BB dan H.Heranof Firdaus.
Tapi selain dua nama itu, nama Widya Navies yang sekarang menjadi Sekretaris PWI Sumbar, lebih populer untuk dipilih oleh anggota PWI Sumbar pemegang kartu pers PWI status biasa. Namun sayang, para pendukungnya kecewa, karena Widya mengatakan tidak akan maju mencalonkan diri untuk menjadi ketua.
“Saya tidak bisa mencalonkan diri menjadi ketua PWI Sumbar, karena beratnya beban tanggungjawab kerja dan keadaan pribadi saya, saya berterimakasih banyak atas dukungan kawan kawan” katanya kemaren.
Tentang Heranof dan BB, keduanya saat ini adalah petinggi dalam kepengurusan PWI Sumbar. Heranof adalah ketua PWI Cabang Sumbar priode 2017 -2022 dan BB adalah ketua Dewan Kehormatan PWI (DKP) PWI Sumbar.
Sebagai incomben, Heranof tentu berpeluang dipilih kembali, karena itu dia jauh jauh hari sudah disebut sebut mempersiapkan diri untuk memimpin PWI untuk kedua kalinya.
Heranof yang pensiunan RRI Padang itu tentu saja memiliki basis pendukung terutama dari lingkungan wartawan RRI yang punya hak pilih, apalagi dia telah menjadi ketua selama 5 tahun terakhir.
Di lain pihak BB awalnya tidak akan mencalonkan diri lantaran yang bersangkutan sudah pernah menjadi ketua PWI Sumbar dua kali priode, tapi karena merespon aspirasi anggota PWI Sumbar terutama dari kabupaten kota se Sumbar yang sejak beberapa bulan lalu meminta BB came back memimpin organisasi wartawan prestisius di negeri ini, maka BB mengaku merasa terpanggil.
“Saya sebenarnya tidak berniat maju, karena saya sudah pernah memimpin PWI ini dua kali, lagi pula saya tak mau dituduh akok, tapi karena derasnya permintaan kawan kawan, saya merasa terpanggil” kata nya pada Kamis (21/7) kemaren.
Untuk membuktikan kesungguhannya untuk maju, BB mempersiapkan persyaratan administrasi nya. “Saya sudah memepersiapkan surat untuk mundur dari ASN atau pensiun, karena memang usia saya sudah memenuhi syarat untuk itu, saya siap bahkan dengan surat pernyataan ” katanya.
BB mengaku telah mempelajari Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PWI) sebagai acuan untuk pencalonan ketua PWI. “Saya memenuhi syarat, tapi yang paling penting nantinya yang menentukan itu adalah Konferprov. Kita lihat perkembangannya nanti” katanya.
Perihal dukungan BB untuk itu dibenarkan oleh beberapa wartawan daerah. “Benar mengharapkan pak BB kembali mencalonkan diri ” kata Asril Gindo wartawan senior Bukittinggi.
Mantan ketua PWI Darmasraya, Maryadi juga menyatakan dukungan untuk BB maju pemilihan ketua. ” Memang banyak aspirasi menginginkan BB kembali, mari kita musyawarahkan secara demokratis ” kata Maryadi.
Dengan menguat dua nama itu, maka diprediksi Konferprof akan berlangsung hangat. Namun sebagai insan pers dan intelektual, tentu para wartawan daerah Minangkabau akan bersikap demokratis dan mengutamakan musyawarah penuh rasa kekeluargaan. “Dalam konferprov besok, PWI Sumbar diharapkan membangun kebersamaan dan rasa kekeluargaan, janganlah ribut ribut pula, malu kita dengan para senior kita” himbau wartawan senior Adi Bermasa. (M.Khudri).












