Kompol Bery, Lulusan Akpol 2009 yang Kini Jadi Andalan Pengamanan Kota Pekanbaru

PEKANBARU – Janji Kompol Bery Juana Putra untuk menjadikan Kota Pekanbaru lebih aman bukan sekadar retorika.

Perwira polisi yang dikenal tegas namun tetap humanis ini kembali menjadi sorotan publik setelah menerima penghargaan dari Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, pada Rabu (7/5/2025).

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilannya memimpin tim Resmob Jembalang Satreskrim Polresta Pekanbaru dalam mengungkap sejumlah kasus kriminal menonjol, termasuk penangkapan 14 debt collector ilegal yang viral berulah di halaman Polsek Bukitraya.

Saat ini, Kompol Bery menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Pekanbaru.

Hampir dua tahun mengemban tugas tersebut, ia menunjukkan kinerja gemilang dalam mengungkap berbagai kasus kejahatan, mulai dari pembegalan, penjambretan, pembunuhan, hingga pengejaran pelaku kriminal lintas provinsi.

Ketegasannya dalam penindakan diimbangi dengan kepekaannya terhadap keresahan warga, menjadikannya figur polisi yang dicintai dan dihormati.

  • Perjalanan Karier

Lahir di Bangkinang pada 22 Juni 1987, Kompol Bery Juana Putra merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2009.

Baca Juga  Wagub Sumbar Desak Polda Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Nenek di Pasaman

Sejak awal kariernya, ia telah banyak bertugas di berbagai wilayah dan menduduki posisi strategis terkhusus bidang reserse.

Sebelum bertugas di Pekanbaru, ia sempat menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Kampar.

Pengalamannya pun kian lengkap setelah bertugas di sejumlah wilayah lain seperti Polresta Padang, Polres Solok Selatan, Polda Sumatera Barat.

Tak hanya itu, Bery juga tercatat pernah mengemban amanah sebagai Kasat Narkoba di Polres Pinrang dan Kasatreskrim di Polres Bulukumba, Sulawesi Selatan, hingga kembali ke Polda Riau.

Terbaru, salah satu aksi nyata yang mengukuhkan reputasinya adalah saat ia memimpin langsung penangkapan terhadap sekelompok debt collector ilegal.

Kelompok ini bahkan sempat melakukan perusakan terhadap kendaraan warga di halaman kantor polisi yang membuat Kapolda Riau naik pitam.

Tindakan cepat dan tegas yang diambil Kompol Bery memimpin tim Resmob Jembalang mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

Baca Juga  Mulai Senin Ada Operasi Zebra di Pekanbaru, Kasatlantas: Lengkapi Atribut dan Surat Kendaraan

“Penegakan hukum bukan hanya soal aturan, tetapi bagaimana masyarakat merasa aman dan dilindungi. Kami tidak beri ruang bagi siapa pun yang meresahkan warga,” tegasnya.

  • Kapolda Riau

Penghargaan yang diterimanya dari Kapolda Riau menjadi simbol nyata dari dedikasi dan konsistensi dalam menjalankan tugas.

Dalam upacara penghargaan di Mapolda Riau, Kapolda Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap pengabdian tulus para personel yang berdedikasi tinggi.

“Ini adalah anugerah yang harus dijaga. Teruslah bertransformasi dan jaga marwah Polri,” pesan Irjen Herry kepada seluruh jajaran.

Dengan pengalaman luas dan sederet prestasi, Kompol Bery Juana Putra merupakan representasi polisi modern yang profesional, responsif, dan dekat dengan masyarakat serta media.

Di tengah dinamika keamanan kota, kehadirannya menjadi harapan bagi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan nyaman di Pekanbaru.(*)