Ketua DPRD Sumbar Dorong Daerah Terdampak Susun Kebutuhan Pasca Bencana

Ketua DPRD Sumbar Dorong Daerah Terdampak Susun Kebutuhan Pasca Bencana
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi. (ist)

Padang, Topsatu – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mendorong pemerintah daerah yang terdampak bencana untuk melakukan penghitungan kebutuhan pasca bencana secara cermat dan matang. Sehingga dapat disesuaikan APBD kabupaten/kota.

Hal tersebut disampaikan Muhidi saat melakukan kunjungan sekaligus penyerahan bantuan seragam batik secara simbolis di SMA Negeri 9 Padang, Selasa (6/1/2026).

Muhidi menegaskan bahwa Data Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) merupakan bagian penting sebagai dasar penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Baca Juga  Didukung Semen Padang, BKSDA Sumbar Reaktivasi TWA Gunung Marapi dan Launching Sistem Pendakian Booking Online

“Data sangat penting sebagai bahan kebijakan, termasuk untuk menentukan arah kebijakan dan besaran anggaran yang dibutuhkan,” ujar Muhidi.

Dalam kesempatan tersebut, Muhidi juga mendorong Kepala SMA Negeri 9 Padang agar segera menghitung serta melaporkan kerusakan peralatan sekolah akibat banjir bandang yang terjadi pada 27 November 2025.

“Kerusakan yang terjadi segera dilaporkan sebagai bahan kebijakan untuk menyusun kebijakan dan menentukan anggaran yang dibutuhkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Muhidi menjelaskan bahwa pada 8–9 Januari 2026, daerah terdampak akan memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Tahap ini dinilai sangat menentukan perencanaan pembangunan, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

Baca Juga  Pedagang Pasar Tarandam Akan Tempuh Jalur Hukum

Menurutnya, ketepatan data dan perencanaan yang matang menjadi kunci agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan. (T)