PADANG – Dalam rangka mengakselerasi pelaksanaan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) sebagaimana yang diprogramkan oleh Kemdikbud Ristek RI, Universitas Bung Hatta terus berbenah dengan menyelaraskan atau merekonstruksi kurikulum di program studi serta membangun link and match dengan lulusan, dunia usaha, pihak eksternal dalam lingkup pendidikan, dan dunia industri.
Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan tiga program studi di Universitas Bung Hatta pada tahun 2020: Program Studi Ilmu Hukum, Teknik Industri, dan Teknik Elektro, yang menerima Hibah Kerjasama Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).
Terkait dengan implementasi di dunia pendidikan, di tahun 2021, ada lima prodi di Universitas Bung Hatta yang berhasil mendapatkan program hibah kurikulum dan Implementasi MBKM, serta Center of Excellence (CoE) MBKM yang dilaksanakan oleh Kemendikbud Ristek RI. Kabar gembira ini diumumkan oleh DIKTI pada tanggal 5 April dan 15 April 2021.
“Selain itu, 25 orang mahasiswa Universitas Bung Hatta (1 orang dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris, 2 Pendidikan Bahasa Indonesia, 21 orang dari PGSD dan 1 orang dari Sastra Inggris) dan 1 orang dosen dari Program Studi Matematika lulus dalam program Kampus Mengajar Angkatan 1 Tahun 2021,” ungkap Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Tafdil Husni.
Kemudian, berdasarkan surat Ditjen Dikti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia No.6431/E1/DI.00.01/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Pemberitahuan Hasil Seleksi Kampus Mengajar Angkatan 2 Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek RI, 7 dosen dan 86 mahasiswa Universitas Bung Hatta berhasil meraih hibah program Kampus Mengajar Angkatan 2 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Adapun dosen-dosen yang berhasil lolos sebagai Dosen Pendamping Lapangan (DPL) untuk kegiatan tersebut, antara lain Dra. Susi Herawati, M. Pd. (Pendidikan Matematika), Dra. Zulfa Amrina, M. Pd. (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Hidayati Azkiya, S. Pd., M. Pd. (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Siska Angreni, S. Pd., M. Pd. (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Dr. Yetty Morelent, M. Hum. (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Fitrina Harmaini, S.S., M.A. (Pendidikan Bahasa Inggris), dan Dr. Syofiani, M. Pd. (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia).
Program Kampus Mengajar Angkatan 2 Tahun 2021 ini diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek RI, terhitung sejak 2 Agustus 2021 hingga 17 Desember 2021. Adapun mahasiswa-mahasiswa yang berhasil meraih hibah tersebut berasal fakultas dan prodi di lingkungan Universitas Bung Hatta, di antaranya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi), Fakultas Ilmu Budaya (Sastra Inggris dan Sastra Jepang), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan) Fakultas Hukum (Ilmu Hukum).
Dari segi dunia industri, Universitas Bung Hatta bekerja sama PT Urawa Rekayasa Mandiri, sebuah perusahaan besar berskala nasional yang bergerak dalam bidang pelaksanaan konstruksi, yang beralamat di Ruko Grand Pasar Minggu Jalan Rawa Bambu Raya No. 88 U- V, Rt. 013/006 Kel. Pasar Minggu, Kec. Pasar Minggu kabupaten Kota Jakarta Selatan.
PT Urawa Rekayasa Mandiri adalah badan usaha yang sudah sangat berpengalaman dalam mengerjakan proyek-proyek berskala besar di Indonesia. Berdasarkan hal itu, Universitas Bung Hatta memilih PT Urawa Rekayasa Mandiri sebagai mitra yang mampu mengakomodasi kebutuhan mahasiswa dan lulusan Universitas Bung Hatta akan pengalaman dan peluang kerja.
Direktur Utama PT Urawa Rekayasa Mandiri, Ir. Arsinal Rajab, yang juga sebagai salah satu alumni Teknik Sipil Universitas Bung Hatta angkatan 1981, menyampaikan bahwa selama ini PT Urawa Rekayasa Mandiri sudah banyak menerima mahasiswa Universitas Bung Hatta yang melakukan magang di Jakarta.
“Kami memberikan kesempatan besar kepada mahasiswa Universitas Bung Hatta yang akan melakukan program magang sebagai implementasi program MBKM dan bagi para alumni Universitas Bung Hatta yang ingin merintis karirnya,” imbuhnya.
Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E., M.B.A berterima kasih kepada PT Urawa Rekayasa Mandiri karena telah memberikan kontribusi besar kepada universitas, khususnya kepada para mahasiswa dan alumni.
“Kami dari Universitas Bung Hatta sangat bangga menjalin kerja sama ini dan merealisasikannya dengan penandatanganan MoU di Kantor Pusat PT Urawa Rekayasa Mandiri,” ungkap Tafdil Husni menambahkan.
Kerja sama ini, lanjutnya tidak terlepas dari peran Ketua Alumni DPP IKBA Universitas Bung Hatta, Iman Satria, S.T. M.T dan Wakil Rektor III, Dr. Hidayat, M.T.
“Kami berterima kasih juga kepada pimpinan Universitas Bung Hatta dan alumni karena telah menjembatani kerja sama dan kunjungan ini sehingga bisa membuka jejaring kerja sama antara Universitas Bung Hatta dengan universitas lain, BUMN, dan Industri besar di Indonesia, termasuk PT Urawa Rekayasa Mandiri ini,” tutup Temmy Thamrin, Ph.D., Kepala Bidang Kerja Sama Universitas Bung Hatta.
Dari sisi eksternal antar perguruan tinggi, Universitas Bung Hatta juga menjalin kerja sama dengan Universitas Tarumanagara. Dalam kunjungannya, Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E., M.B.A., beserta rombongan disambut langsung Rektor Universitas Tarumanagara, Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan beserta jajarannya di Auditorium Gedung M, Lt 8, Kampus 1 Untar, Jakarta Barat, Selasa (9/11/21) lalu.
Sebelumnya, Universitas Bung Hatta secara bersama-sama menandatangani MoU dengan Universitas Tarumanagara pada Agustus 2021 yang lalu. Dari hasil penandatanganan tersebut, lalu dilakukan rapat kerja sama antara kedua belah pihak. Masing-masing pimpinan universitas membicarakan aplikasi kerja sama yang akan dilakukan.
“Pada saat ini, kegiatan MBKM dalam program pertukaran pelajar sudah terlaksana. Diharapkan, akan banyak lagi kegiatan MBKM yang akan dilakukan sebagai wujud implementasi kerja sama antara Universitas Bung Hatta dengan Universitas Tarumanagara,” ungkap Tafdil Husni.
Pertemuan ini sekaligus terintegrasi dengan Ketua BKM PII. Kegiatan dan kerja sama ini difasilitasi oleh DPP Alumni IKBA Universitas Bung Hatta.
“Kami menawarkan kepada lulusan Universitas Bung Hatta yang berada di Jabodetabek program studi lanjut jenjang S2 melalui rekognisi, pengakuan pengalaman kerja, dan pelatihan yang pernah diambil selama bekerja yang dikonversi dalam SKS. Jadi tidak penuh harus mengambil mata kuliah. Bersama Universitas Bung Hatta kami akan melanjutkan kerja sama pertukaran mahasiswa,” ungkap Rektor Universitas Tarumanagara, Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan.
“Momen ini adalah kesempatan yang baik bagi Universitas Bung Hatta untuk meningkatkan kerjasama antar perguruan tinggi. Kerjasama ini tentunya akan bermanfaat bagi kedua belah pihak, baik dari segi pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat,”balas Tafdil Husni.
Di samping itu, Rektor Universitas Bung Hatta bersama pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta di lingkungan LLDikti X juga telah menandatangani MoU dan MoA antar perguruan tinggi, Senin, (15/11/21). Kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Dikti (LLDIKTI) Wilayah X dan diselenggarakan di Aula Rektorat Lantai 4 Universitas Islam Riau, Pekanbaru.
“Kami menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Riau Pekanbaru dan Sekolah Tinggi Teknologi Dumai. MoU dan MoA antara kedua belah pihak telah ditandatangani,” ungkap Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E., M.B.A.

Di hari berikutnya, penandatanganan dokumen kerja sama (MoU dan MoA) antara Universitas Bung Hatta bersama Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Dumai diselenggarakan di Aula STT Dumai (16/11/21).
Dalam kesempatan itu, Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E., M.B.A., hadir bersama Prof. Dr. Ir. Nasfryzal Carlo, M. Sc., Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan; Drs. Khairul, M. Sc., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan; Dr. Uning Pratimaratri, S.H., M. Hum., Dekan Fakultas Hukum; Dr. Erni Febrina Harahap, S.E., M. Si, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis; Temmy Thamrin, S.S., M. Hum., Ph.D., Kabid Kerjasama Universitas Bung Hatta.
Kemudian, dalam rangka meningkatkan sinergitas antara perguruan tinggi dengan stakeholder, pimpinan Universitas Bung Hatta mengadakan pertemuan dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Jakarta, Selasa (9/11/21).
Dalam pertemuan tersebut, hadir Ketua Umum Pengurus Pusat PII (Persatuan Insinyur Indonesia), Dr. Ir. Heru Dewanto, M.Sc, IPU, ASEAN. Eng dengan pimpinan Universitas Bung Hatta yang diwakilkan oleh Dr. Hidayat, S.T., M.T., IPM. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua 2 Badan Pengurus YPBH, Ali Basar, S.H., M.M., dan Kabid Kerjasama Universitas Bung Hatta, Dr. Temmy Thamrin, S.S., M. Hum. Pimpinan PII dan Universitas Bung Hatta secara bersama mendiskusikan kelanjutan MoU yang sudah habis masa berlakunya.
“MoU dengan PII ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, relasi, dan mendukung Akreditasi Internasional IABEE di Universitas Bung Hatta,”ungkap Hidayat.
Diskusi tersebut dilanjutkan dengan bincang program kerja bersama alumni untuk up-grading lulusan Universitas Bung Hatta di pasar kerja. Kegiatan ini dijembatani oleh Ketua DPP IKB Alumni Universitas Bung Hatta, Ir. Iman Satria, M.T., IPM, Asean.Eng.
Iman mengungkapkan bahwa pengurus DPP IKB Alumni Universitas Bung Hatta periode 2021-2026 berkomitmen membangun sinergi dengan almamater seperti menjembatani kerja sama dengan berbagai pihak untuk mempersiapkan lulusan yang siap kerja; memfasilitasi tempat kerja praktek, magang, bahkan lapangan pekerjaan, salah satunya melalui kerja sama dengan PII, yakni memfasilitasi lulusan untuk mendapatkan gelar insinyur. (benk)












