Payakumbuh – Angin kencang yang terjadi di Kota Payakumbuh dalam beberapa hari terakhir, mendatangkan berbagai dampak bagi masyarakat kota itu. Diantaranya ada rumah warga yang tertimpa pohan tumbang, akibat angin yang kencang itu. Selain itu, banyak juga pohon yang tumbang, mengganggu pengguna jalan.
Walikota Payakumbuh Rida Ananda, sebagai orang yang bertanggung jawan di Kota Payakumbuh, langsung mendatangi kediaman warganya yang mendapat musibah itu. Beliau mendatangi rumah warga yang bernama Syafrinal, warga Kelurahan Padang Tangah Payobodar, Kecamatan Payakumbuh Timur, untuk memberikan semangat moril pasca musibah yang dialami warga tersebut. Rumah yang ditinggalinya bersama keluarga ditimpa pohon tumbang.
Akibatnya terjadi kerusakan pada rumah yang ditinggali enam orang itu. Dan juga pohon melintang mengganggu akses jalan di kelurahan. Beruntung pada peristiwa itu, tidak ada korban jiwa. “Kita sangat bersyukur, meski ada masyarakat yang terdampak namun tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu. Dengan cuaca yang tidak menentu ini, kita meminta warga untuk selalu hati-hati terhadap semua kemungkinan,” ujar walikota kepada wartawan, Minggu (20/11).
Wako Rida Ananda saat mengunjungi rumah warga itu juga didampingi Camat Payakumbuh Timur Hepy dan lurah setempat, menyerahkan bantuan sosial berupa sembako kepada Syafrinal dan keluarga. “Musibah bisa terjadi kapan dan dimana saja. Yang penting kita harus selalu waspada. Semoga warga kita bisa bersabar menghadapinya cobaan yang diberikan ini,” tambah Rida.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Kota Payakumbuh Erizon, yang dihubungi terpisah, mengatakan, pohon berukuran cukup besar itu tumbang diakibatkan oleh angin ribut dan akar yang sudah rapuh. Pihaknya bersama warga setempat berjibaku membersihkan pohon tumbang dengan cepat.
“Tak lama kita mendapat kabar kejadian, kita langsung menugaskan personil ke lapangan untuk penanganan bencana ke lokasi, karena menimpa kabel listrik. Kami juga menghubungi pihak PLN, setelah pihak PLN datang baru dilakukan pemotongan dan pembersihan lokasi. Sehingga pohon yang menimpa atap rumah sudah bersih dan menghambat akses jalan dapat dilewati kembali. Selain itu, kami juga menghimbau masyarakat yang memiliki pohon-pohon besar di pekarangan atau di kebunnya agar diperhatikan. Kalau sudah tua dan rapuh, sebaiknya ditebang supaya tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun tetangga,” ucapnya. 207












