SAWAHLUNTO – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kumbayau, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, berhasil diselesaikan tepat waktu meskipun berada di medan yang cukup berat dan menantang.
Kepala Desa Kumbayau, Ali Amran, didampingi Pengawas pembangunan Sertu TNI Heri Nabaho serta tiga kepala dusun, menyampaikan hal tersebut kepada Topsatu.com, Jumat (29/5).
Menurut Ali Amran, tantangan terbesar dalam pembangunan KDMP tersebut adalah proses pembukaan lahan yang mengharuskan pembelahan bukit terjal sebagai lokasi pembangunan.
“Pengerjaan pembukaan dan pembelahan bukit memakan waktu sekitar satu bulan. Setelah itu dilanjutkan dengan pembangunan kantor dan gerai KDMP yang berlangsung selama kurang lebih dua bulan. Secara keseluruhan, proses pembangunan memakan waktu tiga bulan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bangunan KDMP Desa Kumbayau dibangun sesuai standar nasional dengan ukuran 20 x 30 meter. Sementara itu, tenaga teknis pemasangan rangka baja, Pak Son, menyebutkan bahwa pekerjaan pemasangan rangka baja mampu diselesaikan dalam waktu tiga minggu dengan melibatkan delapan orang tenaga kerja.
Di tempat terpisah, Camat Talawi, Uchaq Hardian, S.Sos., mengapresiasi keberhasilan penyelesaian pembangunan KDMP Kumbayau yang menjadi yang pertama rampung tepat waktu di wilayah Kecamatan Talawi.
“KDMP Kumbayau merupakan yang pertama selesai tepat waktu. Kami optimistis sebelas desa di Kecamatan Talawi juga dapat membangun KDMP karena ketersediaan lahan cukup memadai dan mendapat dukungan penuh dari tokoh masyarakat maupun warga setempat,” kata Uchaq.
Terkait peresmian, Uchaq memperkirakan KDMP Kumbayau akan diresmikan pada Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.
“Rencananya peresmian akan dilakukan secara nasional bersamaan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026,” pungkasnya. (sbd)












