Kakan Kemenag Sawahlunto Buka Workshop Kurikulum Berbasis Cinta

Sawahlunto – Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Dedi Wandra, M.A. Kegiatan ini dilaporkan oleh Kepala MIN 3 Sawahlunto, Hamadi, sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi tenaga pendidik dalam proses pembelajaran modern.

Workshop diikuti oleh 20 guru dan tenaga kependidikan (GTK) MIN 3 Sawahlunto, serta 8 GTK dari MIS Lunto. Selain itu, hadir pula mahasiswa PL dari UIN Imam Bonjol dan Kepala MIS Lunto.

Latar belakang penyelenggaraan KBC adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru dalam menerapkan proses pembelajaran berbasis teknologi informasi (IT). Melalui kegiatan ini, diharapkan para GTK memiliki wawasan yang lebih luas mengenai konsep Kurikulum Berbasis Cinta, sekaligus mampu mengimplementasikannya dalam praktik mengajar sehari-hari.

Dalam arahannya, Dr. Dedi Wandra menegaskan bahwa pendidik harus saling menguatkan dan saling berbagi dalam menjalankan proses pendidikan. Menurutnya, tugas ASN di bidang pendidikan tidak hanya sebatas menyusun silabus, tetapi juga harus menyentuh hati siswa dengan kasih sayang.

Baca Juga  Kementerian Agama Kota Sawahlunto Evaluasi Program PAI dan Sosialisasikan Juknis TPG untuk Guru

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga citra lembaga melalui sikap, perilaku, ucapan, dan tindakan yang baik.

“Untuk itu, saya mengimbau agar seluruh peserta workshop mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan serius dan penuh tanggung jawab. Dengan resmi dibukanya workshop ini, kita berharap terjadi transformasi praktik pengajaran yang lebih humanis dan penuh empati,” pungkas Kakankemenag. (sbd)