Kabinda Sumbar Tinjau Langsung Pemberian Vaksin Pada Pelajar di Sejumlah Daerah

  • Bagikan
Kabinda Sumbar, Hendra meninjau langsung pemberian vaksin kepada salah seorang pelajar di empat kabupaten yang disasar BINDA Sumbar, Selasa (23/11). (deri)

Padang, Singgalang – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sumbar terus menggempur capaian percepatan vaksinasi di empat kabupaten yang masih rendah capaian target vaksinasinya.

Hal ini dilakukan, guna mengantisipasi ledakan kasus gelombang III yang berpotensi terjadi.‎ Keempat kabupaten ini, Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Agam dan Tanah Datar. Target penerima dosis vaksin di sana, sebanyak 5.170 yang terdiri dari 800 pelajar dan 4.370 masyarakat umum.

“Hari ini program vaksinasi massal kita lakukan di empat kabupaten, dengan target penerima vaksin 5.170 orang. Sasarannya pelajar dan masyarakat umum,” kata Kabinda Sumbar, Hendra, kepada wartawan, Selasa (23/11).

Hendra mengatakan, pihaknya akan terus gencar melaksanakan program vaksinasi massal di 19 kabupaten, kota di Sumbar, terutama di daerah yang persentase capaian vaksin masih rendah.

Program vaksinasi massal ini sejurus dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang beberapa waktu lalu meminta Kepala BIN, Jenderal Pol (PY Budi Gunawan untuk mengerahkan kekuatan personil dan stakeholder di seluruh Indonesia, untuk melaksanakan program vaksinasi massal dengan pola rumah ke rumah (door to door).

“Program yang dilakukan BINDA di seluruh Indonesia ini tidak hanyak dilaksanakan di titik episentrum Covid-19 saja. Namun, menyasar ke semua wilayah. Tujuannya agar target capaian vaksin dan herd immunity atau kekebalan kelompok dapat segera tercapai,” ujar Hendra.

Dikatakan, merujuk data kementerian Kesehatan RI, persentase capaian vaksinasi di Sumbar saat ini untuk dosis pertama baru menyentuh angka 49.,86 persen dan 23,93 persen untuk dosis kedua.

“Itu artinya, capaian program vaksinasi kita di Sumbar masih rendah. Masih di sekitar 50 persen. Nah ini yang akan kita upayakan, kita akan genjot terus agar capaian vaksinasi kita tinggi,” katanya.

Dikatakanya, untuk mencapai target vaksinasi, pihaknya akan menyasar ke daerah pendalam yang selama ini mungkin saja belum tersentuh. Belasan vaksinator yang direkrut beberapa bulan terakhir, akan dikerahkan untuk melaksanakan vaksinasi di daerah terpencil.

“Jika daerah-daerah terpencil yang akses menuju kesana sulit dijangkau dapat kita tembus. Saya yakin, akhir Desember ini capaian target vaksinasi kita akan tercapai. Kita punya tenaga kesehatan sendiri, akan segera kita kerahkan,” ujarnya.

Terakhir Hendra mengatakan, vaksina salah satu bagian dari ikhtiar menghadapi pandemi saat ini, untuk dirinya memgimbau kepada seluruh masyarakat. Untuk datang ke gerai-gerai vaksin yang ada. Semakin banyak yang divaksin, maka kekebalan kelompok akan cepat terbentuk.

“Kita ingin pandemi ini segera berakhir. Caranya, bagaimana?. Selain disiplin protokol kesehatan (prokes), vaksin juga salah satu cara kita keluar dari pandemi ini. Upaya memberantas Covid-19 tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Akar rumputnya ada di masyarakat. Jadi, mari bersama-sama kita sukseskan programa vaksinasi ini. Jangan termakan isu Hoaks, vaksin ini aman dan halal,” tutupnya. (deri)

  • Bagikan