Jumasril, Terus Menebar Kebaikan, Bantu Peserta JKN KIS Lewat Program CSR

PANDEMI COVID-19 BELUM BERAKHIR

 

PADANG-Hampir semua sector terdampak wabah Covid-19 yang mendunia. Di masa sulit itu sebagian besar ekonomi masyarakat terpuruk. Meski demikian, kondisi yang buruk tak menyurutkan pemilik Optik Mulia Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatera Barat dalam menebar kebaikan.

Kebaikan yang dilakukannya membantu orang-orang ekonomi lemah yang belum terdaftar sebagai peserta Jaminanan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Mulai dari anak-anak yatim yang berada di sekitar lokasi usahanya hingga masyarakat tidak mampu dibantu oleh Jumasril, agar mendapat perlidunganan ketika sakit.

Biaya iuran orang-orang yang dia bantu bersumber dari dana CSR optic yang dirintisnya sejak krisis moneter. Selama itu usaha optiknya terus berkembang hingga mampu meraup keuntungan dan disisihkan untuk program CSR.

“Begitu banyak orang-orang tak mampu namun belum terdaftar sebagai peserta JKN KIS. Saat mereka sakit , tak ada biaya. Dari sana timbul niat untuk membantu orang di sekitar saya, dengan mendaftarkan mereka sebagai peserta JKN KIS. Dan Alhamdulillah hingga kini program CSR saya masih terus berjalan membayar iuran orang-orang yang membutuhkan,” terang Jumasril.

Saat pandemi Covid-19, dana CRS digunakan membantu satu keluarga yang menunggak iuran JKN KIS. Keluarga ekonomi lemah itu berjumlah empat orang. Ketika itu salah satu keluarga tersebut menderita sakit. Namun kartu JKN KIS yang mereka miliki telah non aktif, karena menunggak. Sedangkan mereka harus segera berobat.

Tanpa pikir panjang, Jumasril mendatangi keluarga tersebut. Dia pun mengutarakan niat untuk melunasi tunggakannya.

“Tunggakkan keluarga itu sekitar Rp2 juta lebih. Langsung saya lunasi dari dana CSR yang sudah disisihkan dari untung yang didapat setiap tahun,” terang Jumasril.

Disebutkan Jumasril, dua tahun melanda, usaha optic yang dijalaninya tak terlalu terdampak, kondisi itulah yang membuat dia terus bisa menebar kebaikan dengan membayarkan iuran orang tak mampu disekitarnya. Untuk anak yatim di panti asuhan jumlah mereka sekitar 100 orang. Iuran JKN KIS mereka rutin dibayarkan Jumasril setiap bulan.

“Alhamdulillah, hingga saat ini usaha saya tetap jalan. Karena itu saya tetap bisa menyisihkan untung untuk program CSR. Ini terjadi atas kuasa Allah. Alhamdulillah” ujar Jumasril yang pernah mendapat penghargaan dari BPJS Kesehatan atas kebaikan yang dilakukan untuk sesama.

Dia pun menanamkan niat, selama raga masih di badan, Jumasril akan terus menebar kebaikan dengan membayarkan iuran JKN KIS orang-orang kecil di sekelilingnya.

Apa yang dilakukan pemilik Optik Mulia itu mendapat apresiasi dari BPJS Kesehatan Cabang Padang.