GPM di Pasaman Barat Diserbu Pembeli

ANTUSIAS - Warga Pasbar terlihat sangat antusias belanja kebutuhan pokok di acara GPM di Halaman Kantor Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Senin (15/9). (Ist)
Pasbar – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Halaman Kantor Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Senin (15/9), diserbu warga yang ingin mendapatkan pangan murah. Hanya dalam waktu singkat, ratusan ton komoditas pangan seperti gula, cabai, telur, beras, bawang, dan lainnya’, habis diserbu pembeli.
Menurut Asisten 11 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Pasaman Barat, Endang Rirpinta, GPM ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan.
“Alhamdulillah masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya GPM ini. Mereka bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari,” kata Endang yang juga didampingi Dinas Pangan, Hadiana Oktavia.
la mengatakan, semua produk pangan yang dijual di GPM, telah mendapatkan subsidi sehingga harga jadi lebih murah. Untuk beras SPIIP subsidi sebesar Rp5. 500/karung dari harga HET Rp.65.500/karung menjadi Rp.60.000/karung.
Begitu juga bahan pokok lainnya, seperti cabai yang diberi subsidi sebesar Rp15.000/kg dari harga Rp65.000/kg. menjadi Rp50.000/kg. Untuk bawang merah subsidi sebesar Rp5.000/kg dari harga Rp35.000/kg Rp30.000/kg menjadi
Untuk Telur ayam subsidi sebesar Rp3,000/Tray dari harga Rp48.000/tray menjadi Rp45.000/tray. Untuk Gula Pasir subsidi Rp2.000/kg dari harga Rp17.000/kg menjadi Rp15.000/kg Untuk minyak goreng subsidi Rp2.000/kg, dari harga Rp16.000/liter menjadi Rp14.000/liter.
“Ini juga bagian dari upaya antisipasi lonjakan harga bahan pangan, sekaligus mengendalikan inflasi nasional khususnya di Pasaman Barat yang mencapai angka 3,96 persen (year on year) atau 1.01 persen (month to month).
“Semoga GPM ini jadi pengobat hati masyarakat yang ingin dapat pangan dengan harga terjangkau. Kami juga senang, karena kebutuhan masyarakat jadi terpenuhi, dan daya beli mereka terjaga serta Inflasi bisa terkendali, “ungkapnya.
GPM ini terselenggara oleh kecekatanbTPID Pasbar bekerja sama dengan Bank Indonesia dan PT Bank Nagari Cabang Simpang Empat yang digelar pada 3 titik lokasi yaitu Kecamatan Pasaman, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie dan Kecamatan Sungai Beremas
Harga di GPM dijamin di bawah harga pasar atau tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Hal ini sesuai dengan tujuan awal pelaksanaan GPM yaitu menyediakan pangan yang terjangkau bagi masyarakat.
Besar harapannya, agar di masa datang ada lagi instansi yang menggelar program pangan murah. Terutama BUMN-BUMN yang bisa memanfaatkan dana CSR mereka untuk digunakan dalam penyediaan pangan murah berkualitas. (Hendri)