PEKANBARU – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polresta Pekanbaru bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru turun langsung ke Pasar Cik Puan untuk memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok penting (Bapokting) menjelang Ramadan, Selasa (4/3/2025).
Pengecekan ini dipimpin oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra didampingi sejumlah personel kepolisian, yakni Ipda Haby Chefrianto, Ipda Halim Saputra, Aiptu Penius Zebua, Aipda Gemma Ederta dan Bripda Jody Raphael.
Turut serta dalam pemantauan ini perwakilan dari Disperindag Kota Pekanbaru, yaitu Pulwidodo Zendrato, Rahmat Hidayat Hasibuan, dan Hariyanto.
Kompol Bery mengungkapkan bahwa hasil pengecekan di lapangan menunjukkan adanya kenaikan harga pada beberapa bahan pokok, seperti minyak curah, cabai, dan bawang merah serta putih.
Kenaikan ini dipicu oleh gagal panen yang menyebabkan pasokan di pasar berkurang.
“Berdasarkan keterangan para pedagang, kenaikan harga ini disebabkan banyaknya petani yang gagal panen, sehingga stok menurun dan berimbas pada harga di pasaran,” jelasnya.
Namun, ia memastikan bahwa harga dan stok beras masih stabil sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Hanya saja, pasokan minyak goreng bersubsidi terpantau terbatas, sehingga pedagang mengalami kesulitan dalam memenuhi permintaan masyarakat.
Satgas Pangan Polresta Pekanbaru menegaskan bahwa pemantauan harga dan stok bahan pokok akan terus dilakukan selama bulan Ramadan guna mencegah kelangkaan dan lonjakan harga yang tidak terkendali.
“Kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar, sehingga mereka bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang,” tutup Kompol Bery.
Dengan adanya pemantauan rutin ini, diharapkan harga bahan pokok tetap terkendali dan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadan.(*)










